Pekerja Migran Indonesia

Pekerja Migran Talaud yang akan ke Jepang Dibiayai Bank Sulutgo

"Setelah dana masuk ke rekening CPMI, maka proses pencairan dana KUR diberikan secara bertahap sesuai tahapan."

Penulis: Ivent Mamentiwalo | Editor: Rizali Posumah
Humas Pemkab Talaud
Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud DR Yohanis Kamagi AP MSi saat bertemu dengan pihak Bank Sulut di Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud bersama Bank Sulut laksanaka pertemuan dalam rangka pembahasan pinjaman KUR CPMI yang akan diberangkatkan ke Jepang, Senin (5/7)2021).

Sekretaris Daerah DR Yohanis Kamagi AP MSi yang mewakili Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud mengatakan pertemuan ini terkait rencana pembiayaan perekrutan calon pekerja migran Indonesia (CPMI).

Dalam pertemuan itu pihak Pemda disambut oleh pimpinan grup pemasaran Hery Masengi, Pimpinan Devisi Kredit Komersil Nasrudin Herlambang, dan pimpinan Divisi Kredit Kondumer Mareike Togas

Dikatakan Kamangi , banyak hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Salah satunya terkait pembiayaan.

"Setelah dana masuk ke rekening CPMI, maka proses pencairan dana KUR diberikan secara bertahap sesuai tahapan."

"Tahap 1 biaya pelatihan online sebesar 2 juta. Tahap dua ada biaya pelatihan secara offline, biaya pelatihan skill, ujian dan sertifikat, dokumen dan medical cek up dan lain sebagainya," ujarnya kepada tribunmanado.co.id, Rabu (7/7/2021). 

Ia menerangkan, pemberian tahap satu akan diberikan ketika tahap pelatihan secara online dimulai.

"Selanjutnya pencairan tahap dua akan diberikan ketika pekerja migran siap diberangkatkan ke Jepang," terangnya.

Kamagi menambahkan, untuk menjamin jika terjadi kondisi demotivasi dan hal-hal lain, kemungkinan CPMI tidak dapat melanjutkan sampai pada tahap keberangkatan.

"Maka pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Talaud akan memfasilitasi proses pengembalian kredit dengan jaminan dana sebesar Rp 500.000.000 Juta," bebernya. 

Itu kata dia, jika regulasinya kemungkinan sesuai dengan tata kelola keuangan daerah atau cara lain yang akan diatur tersendiri oleh pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud.

"Dan terkait permohonan ini di respon baik oleh pihak Bank Sulut dan akan dicarikan formula terbaik mengenai mekanisme ini,"pungkasnya.

Tentang Talaud

Talaud adalah salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia, dan merupakan kepulauan paling utara di Indonsia Timur.

Kabupaten yang beribukota Melonguane ini berbatasan dengan daerah Davao del Sur, Negara Filipina di sebelah utara.

Luas laut Kabupaten Talaud sekitar 37.800 km² dan luas wilayah daratan 1.251,02 km².

Dari Melonguane ke Kota Manado berjarak 350 km, sekitar 14 jam perjalanan lewat laut dan 1 jam lebih perjalanan dengan pesawat.

Terdapat tiga pulau utama di Kabupaten Kepulauan Talaud, yaitu Pulau Karakelang, Pulau Salibabu, dan Pulau Kabaruan.

Saat ini Kabupaten Talaud dipimpin oleh Bupati Talaud Elly Engelbert Lasut atau Elly Lasut dan Wakil Bupati Moktar Arunde Parapaga.

7 Tahun Menikah, Istri Syok Saat Tahu Suaminya Ternyata TNI Gadungan, Ini Kisahnya

Peringatan Dini BMKG Besok Kamis 8 Juli 2021, Waspada Wilayah Ini Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem

Andrei Angouw Minta Warga Manado yang Merasa Tidak Sehat Jalani Isolasi Mandiri

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved