Breaking News:

Penanganan Covid

Kasus Covid-19 di Sulut Terus Naik, Dokter Jusuf Tedjo Minta Masyarakat Sulut Ikuti Vaksinasi

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUP Prof Dr R D Kandouw Manado, dr Jusuf Tedjo membenarkan adanya peningkatan kasus Covid-19.

Penulis: Isvara Savitri | Editor: Chintya Rantung
Isvara Savitri/Tribun Manado
dr Jusuf dalam acara Tribun BakuDapa dengan tema "Kiat Melewati Pandemi Covid-19" 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Seiring meningkatnya kasus virus corona (Covid-19) di Sulawesi Utara, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengeluarkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di 10 kabupaten/kota.

Sepuluh daerah tersebut adalah Manado, Tomohon, Bitung, Kepulauan Sangihe, Minahasa Tenggara, Minahasa, Bolaang Mongondow Timur, Kotamobagu, Minahasa Utara, dan Minahasa Selatan.

Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Nomor 440/21.4150/Sekr-Dinkes.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUP Prof Dr R D Kandouw Manado, dr Jusuf Tedjo membenarkan adanya peningkatan kasus Covid-19.

"Secara keseluruhan dari yang saya alami, tahun 2020 memang kasus agak tinggi. Kemudian pada Februari-April 2021 kasus agak rendah, lalu mulai naik sekitar 2-3 minggu lalu," ujar dr Jusuf dalam acara Tribun BakuDapa dengan tema "Kiat Melewati Pandemi Covid-19", Selasa (6/7/2021).

Salah satu kasus yang meningkat disebabkan karena adanya kluster keluarga.

Ada pula masyarakat yang sudah vaksin tetap terpapar Covid-19 namun dengan gejala ringan.

Terkait hal tersebut dr Jusuf meminta masyarakat mengikuti program vaksinasi yang telah dicanangkan pemerintah.

"Pertama kita harus yakin kepada yang punya otoritas dan kompetensi. Kalau di negara kita yang berkompetensi tinggi adalah BPOM. Vaksin yang sudah beredar itu sudah lolos uji keamanan dan keefektivitasannya di BPOM," kata dr Jusuf.

Kemudian penentuan kelompok-kelompok yang menerima vaksin juga sudah melalui pengkajian sehingga masyarakat tidak perlu ragu lagi untuk mengikuti vaksinasi.

Vaksin yang diluncurkan pun masih efektif melindungi diri dari virus corona varian baru.

"Saya tidak mengatakan bahwa kita yang sudah divaksin pasti akan terlindung 100 persen dari Covid-19. Yang perlu kita pahami ketika kita sudah vaksin dan ada virus masuk, bisa saja kita tetap sakit tetapi hanya gejala ringan," terang dr Jusuf.

Vaksin yang beredar pun masih terus dipantau efektivitas dan efek sampingnya.

Jika merugikan masyarakat pasti pemerintah tidak akan ragu untuk mencabut vaksin tersebut.

"Vaksin saya kira ada efeknya, maka sekarang anak-anak pun sudah divaksin juga. Apalagi anak-anak kan tidak asing dengan vaksinasi," tutup dr Jusuf.(*)

Baca juga: Tips Ampuh Menghadapi Pandemi Covid-19, Simak Cara Dokter Spesialis Penyakit Dalam

Baca juga: Prakiraan Cuaca Hari Ini Rabu 7 Juli 2021, BMKG: Ada 15 Kota yang Akan Diguyur Hujan

Baca juga: Inilah 6 Obat Anosmia Alami untuk Atasi Hidung Tidak Bisa Mencium Bau

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved