Breaking News:

Pastor Marcellus

Joune Ganda Melayat Jenazah Pastor Marcellus Rarun

Duka dirasakan seluruh warga Sulut, dari agama manapun, atas berpulangnya Pastor Marcellus Rarun MSC.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Chintya Rantung
Ist/Sumber rumah aspirasi Joune Ganda
Bupati Minahasa Utara Joune Ganda melayat Jenazah Pastor Marcellus Rarun 

TRIBUNMANADO.CO.ID,Manado - Duka dirasakan seluruh warga Sulut, dari agama manapun, atas berpulangnya Pastor Marcellus Rarun MSC.

Pastor Marcellus Rarun tutup usia pada usia 81 tahun. Jenazahnya disemayamkan di Gereja Santo Yohanes Penginjil di Desa Laikit, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minut, Selasa (6/7/2021).

Marcellus Rarun meninggalkan legacy besar berupa nyanyian Alangkah Bahagianya Hidup Rukun dan Damai.

Inilah nyanyian yang jadi maskot kerukunan di Sulut. Salah satu yang berduka adalah Bupati Minut Joune Ganda.

Selasa (6/7/2021) malam, Joune Ganda melayat di Gereja Santo Yohanes Penginjil.

Di hadapan jenazah Marcellus Rarun, Joune Ganda berdiri takzim.

Ia menyilangkan kedua tangan di dada. Joune lantas menghibur keluarga yang berduka.

"Saya atas nama warga Minut berdukacita atas berpulangnya almarhum," katanya.

Sebutnya, warisan dari pastor Marcellus yakni lagu kerukunan akan terus dijaga warga Minut yang terdiri dari berbagai macam etnis dan menjadi modal untuk membangun Minahasa Utara yang hebat ke depannya.

Alam seakan memahami jeritan pilu umat Katolik yang kehilangan sosok Pastor Marcellus.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved