Breaking News:

Penikaman di Ratatotok

TNI dan Polisi Lerai Kericuhan di Ratatotok Minahasa Tenggara

Sejumlah warga terlihat membawa senjata tajam dan senapan angin. Diduga mereka melakukan aksi balas dendam.

Penulis: Kharisma Kurama | Editor: Rizali Posumah
Humas Kodim 1302/Minahasa
Gabungan TNI-Polri saat membubarkan massa yang berkumpul di Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulut, Selasa (6/7/2021) malam. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Aparat gabungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri turun  tangan dalam melerai kericuhan di Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara, Selasa (6/7/2021) malam.

Penerangan Kodim 1302 Minahasa Serka Warno Detuange menjelaskan, kedatangan TNI dan polisi di lokasi tersebut karena menerima laporan adanya kerumunan massa.

Dipicu dugaan penikaman terhadap Patras Ering ( 25 ), warga Kampung Kenari, Jaga-3, Kecamatan Ratatotok.

"Tim Gabungan mendapati kerumunan massa di depan Indomart Ratatotok," jelas Serka Warno Detuange, Rabu (7/7/2021).

Kejadian ini bermula pada Selasa (6/7/2021) pukul 19.00 wita, sekitar 6 orang tak dikenal datang ke Desa Ratatotok Selatan.

Mereka kemudian menikam Patras Ering. Korban mengalami luka tikam di perut bagian kanan dan kaki.

"Akibat luka yang dialaminya, korban dilarikan ke RS Ratatotok Buyat untuk mendapat perawatan medis," ucapnya.

Pelaku juga diduga merampas telepon genggam dan tas pinggang milik warga yang sedang berkumpul di tempat tersebut.

Beberapa jam kemudian, sekitar 20 orang dari Desa Ratatotok Selatan berkumpul di jalur Ratatotok.

Tepatnya di depan Indomart Ratatotok dengan membawa sajam dan senapan angin.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved