Breaking News:

Kabar Papua

1.025 Warga Yalimo Dikawal TNI-Polri Mengungsi ke Wamena setelah Massa Erdi Dabi Amuk 115 Motor

Ribuan lebih warga diungsikan ke Wamena, Jayawijaya pasca aksi massa pembakaran gedung pemerintah hingga bangunan ruko di Yalimo.

Editor: Frandi Piring
Kodim 1702 Jayawijaya
Situasi terkini di Yalimo, Papua setelah pembakaran gedung pemerintah dan rusuh massa pendukung Erdi Dabi. Ribuan warga diungsikan ke Wamena dikawal TNI-Polri. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabar terbaru situasi di Papua, seribu lebih warga diungsikan ke Wamena, Jayawijaya pasca aksi massa pembakaran gedung pemerintah hingga bangunan ruko di Yalimo.

Diketahui, kerusuhan terjadi Kabupaten Yalimo Papu setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan Erdi Dabi-Jhon Wilil gugur dari kepesertaannya dalam Pilkada Yalimo 2020 pada Selasa (29/6/2021).

Massa yang diduga pendukung pasangan Erdi Dabi-Jhon Wilil membakar sejumlah bangunan di Distrik Elelim, Yalimo.

Total 34 kantor pemerintahan, 126 rumah kios, empat kendaraan roda empat dan 115 kendaraan roda dua menjadi sasaran amuk massa.

Situasi pembakaran perkantoran dan fasilitas lainnya di Kabupaten Yalimo, Papua, Selasa (29/6/2021)
Situasi pembakaran perkantoran dan fasilitas lainnya di Kabupaten Yalimo, Papua, Selasa (29/6/2021) (Ist via Tribun Papua)

Akibat aksi tersebut, kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 324 miliar.

Salah satu korban kerusuhan adalah Kardas.

Ia tinggal di Yalimo sejak 2009 dan memiliki usaha kayu.

Pasca-kerusuhan, dia pun memilih mengungsi ke Wamena.

Ia bercerita, saat kerusuhan, ruko miliknya di Yalimo ikut dibakar massa.

Di hari kejadian Kardas mengaku didatangi massa dan mereka meminta agar Kardas keluar dari rukonya karena akan dibakar.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved