Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sosok Tokoh

Sosok Ribka Tjiptaning, Politikus PDIP yang Tak Mau Divaksin, Dia Juga Seorang Dokter

Masih ingat Ribka Tjiptaning? Dia adalah Politikus Partai PDI Perjuangan dengan tegas menolak vaksin Covid-19. Berikut profilnya.

Kolase Tribun Manado/ Foto: Tribunnews/Istimewa
Sosok Tokoh Politikus PDI Perjuangan Ribka Tjiptaning Tegas menolak divaksinasi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Masih ingat Ribka Tjiptaning? Dia adalah Politikus Partai PDI Perjuangan dengan tegas menolak vaksin Covid-19.

Berikut profil Ribka Tjiptaning. Dia adalah seorang dokter

Pasca penegasannya mengenai penolakan vaksin covid 19 posisinya di Komisi IX DPR RI digeser ke Komisi VII.

Baca juga: Jadwal Semifinal Euro 2020, Italia Vs Spanyol dan Inggris Vs Denmark, Lengkap Link Live Streaming

Baca juga: Vaksinasi Anak Usia 12-17 Tahun di Bolmong Resmi Dimulai, Renty Harap Semua Siswa Bisa Ambil Bagian

Baca juga: Vaksinasi Anak di Manado, Dua Siswi SMP Eben Haezar Mengaku Sempat Gugup

Anggota DPR Komisi VII Ribka Tjiptaning kritik Presiden Jokowi soal produk dalam negeri dan vaksin covid-19. (KOMPAS TV)

Ribka Tjiptaning menyampaikan penegasannya dalam rapat kerja Komisi IX DPR dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Selasa (12/1/2021).

Dikutip TribunWow.com dari Tribunnews.com, perpindahan tersebut tertuang dalam surat yang dikeluarkan oleh PDIP pada Senin (18/1/2021).

Pada surat dengan nomor 04/F-PDIP/DPR-RI/I/2021, tertulis bahwa perpindahan Ribka ke Komisi VII akan berlaku mulai, Senin (18/1/2021).

Surat itu ditandatangani oleh Ketua Fraksi PDIP Utut Adianto dan Sekretaris Fraksi PDIP Bambang Wuryanto.

Komisi IX diketahui bergerak dalam bidang kesehatan, ketenagakerjaan, dan kependudukan.

Ketua Komisi IX DPR Ribka Tjiptaning. (Deytri Aritonang/KOMPAS.com)

Sedangkan Komisi VII bergerak dalam ruang lingkup tugas di bidang energi, riset, serta teknologi.

Baca juga: Peringatan Dini BMKG Besok Selasa 6 Juli 2021, Waspada 15 Wilayah Ini Berpotensi Alami Cuaca Ekstrem

Baca juga: Masih Ingat Fauzi Bowo Mantan Gubernur DKI Jakarta? Kabarnya Terpapar Covid-19, Begini Kondisinya

Baca juga: PPKM Darurat di Jawa, Sulut United Tunda Agenda Laga Uji Coba

Baca juga: Masih Ingat Angely Emitasari? Penyanyi Dangdut yang Jadi Kades Cantik, Kabarnya Sudah Jadi Selebgram

Baca juga: Polres Talaud Gelar Serbuan Vaksinasi Massal, Warga Dijemput dengan Mobil Dalmas

Ribka Tjiptaning adalah Seorang Dokter

Wanita yang memiliki nama lengkap Ribka Tjiptaning Proletariyati itu ternyata merupakan seorang dokter.

Lahir di Yogyakarta pada 1 Juli 1959, Ribka merupakan lulusan S1 kedokteran Universitas Kristen Indonesia tahun 2002.

Dikutip dari dpr.go.id, ia lalu menempuh pendidikan Ahli Asuransi Kesehatan Universitas Indonesia.

Dalam kariernya sebagai dokter, Ribka pernah bekerja dokter di RS. Tugu Ibu Cimanggis dari 1990-1991.

Lalu menjadi dokter di Karya Bakti Kalibata dan Klinik Partuha Ciledug tahun 1991.

Kemudian menjadi dokter di Klinik Waluya Sejati Abadi Ciledug di tahun 1991-1992.

Selanjutnya menjadi dokter praktek di perusahaan Puan Maharani pada tahun 1992-2000.

Ribka Tjiptaning: Mending Jual Mobil

Sebelum menolak menerima suntikan vaksin, awalnya ia menyoroti kriteria usia penerima vaksin, antara 18 sampai 59.

Menurut Ribka, dirinya sedari awal tidak memenuhi kriteria tersebut, bahkan jika nantinya ada vaksin yang aman digunakan orang lanjut usia (lansia).

"Kalau persoalan vaksin, saya tetap tidak mau divaksin, mau pun sampai yang 63 tahun bisa divaksin. Saya sudah 63 nih, mau semua usia boleh tetap (saya tolak)," kata Riba Tjiptaning, dikutip dari Tribunnews.com.

Diketahui Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan sanksi denda Rp5 juta bagi warga yang menolak vaksin.

Menanggapi hal itu, Ribka mengaku lebih memilih membayar denda daripada dipaksa menerima vaksin.

Ia beralasan vaksin tahap pertama buatan Sinovac itu belum dapat dipastikan keamanannya.

Sebagai informasi, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan vaksin buatan Sinovac sudah teruji secara klinis.

"Misalnya saya hidup di DKI, semua anak cucu saya dapat sanksi Rp 5 juta mending saya bayar, saya jual mobil kek," ungkit Ribka.

"Bagaimana orang Bio Farma juga masih bilang belum uji klinis ketiga dan lain-lain," tambah politikus PDIP ini. (TribunWow.com/Anung/Brigitta)

Sosok Tokoh

SUMBER:

https://batam.tribunnews.com/2021/01/19/bukan-orang-sembarang-ribka-tjiptaning-ternyata-seorang-dokter-kini-didepak-dari-komisi-ix?page=all

https://www.tribunnews.com/corona/2021/01/19/nasib-anggota-fraksi-pdip-ribka-tjiptaning-setelah-menolak-vaksin-covid-19-sinovac?page=all&_ga=2.208697170.1951415338.1625469151-1591898075.1576795473

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved