Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Sulut

Senator Liow Bahas UU Cipta Kerja di Sulut, Siap Angkat Bunga Krisan dan Bawang Merah Lokal

Senator Ir Stefanus BAN Liow MAP (SBANL) untuk kunjungan kerja guna mengawasi pelaksanaan UU Nomor 13 Tahun 2010 tentang Hortikultura

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
Dok. DPD RI
Senator DPD RI asal Sulut, Stefanus Liow membahas penerapan UU Cipta Kerja di sektor pertanian holtikultura bersama instansi, petani, lembaga terkait di kantor DPD RI di Manado, Senin (05/07/2021) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Komite II DPD RI mengutus anggotanya, Senator Ir Stefanus BAN Liow MAP (SBANL) untuk kunjungan kerja, guna mengawasi pelaksanaan UU Nomor 13 Tahun 2010 tentang Hortikultura serta perubahannya dalam UU Nomor 11   tentang Cipta Kerja di Sulut

Para pemangku kepentingan hadir dalam dialog yang digelar di Kantor DPD RI Perwakilan Sulut, beralamatkan Tikala Manado, Senin (05/07/2021) sore.

Hadir memberikan laporan dan menyajikan materi diantaranya Sekretaris Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi  Sulut Ir Titov Manoi MSi.

Kepala Balai Teknologi Pertanian (BPTP) Sulut Dr Steivi Karouw, STP MSi, Kepala Badan Pengawas dan Sertifikasi Benih Hortikultura dan Pangan Sulut Ir Def Palandeng MSi,  Sekretaris HKTI Minahasa Tito Manopo, Wakil Ketua HKTI Sulut Boaz Wilar dan Q. Kainde serta perwakilan kelompok tani dan akademisi.

Masukkan dan harapan mencuat dalam dialog yang berlangsung hangat, antara lain pembangunan laboratorium kultur jaringan bunga Krisan serta berhasilnya pembudidayaan  varietas unggul bawang merah dan bunga krisan oleh BPTP Sulut.

Kepala BPTP Sulut, Steivi Karouw mengungkapkan, Sulut sangat membutuhkan laboratorium kultur jaringan.

Pasalnya, hingga saat ini pengujiannya harus dilakukan di Makassar.

"Kami juga melaporkan bahwa menciptakan varietas unggul bawang merah dan bunga krisan yang bisa ditanam di daerah manapun di Sulut," ujar Karouw.

Sedangkan Wakil Ketua HKTI Sulut Q. Kainde dan Titof Manopo mengharapkan ketersediaan pupuk dan benih untuk para petani, bahkan mengoptimalkan teknologi informasi.

"Kami mengharapkan ketersediaan pupuk dan benih, serta ada pendampingan dari pemerintah kepada petani," kata Manopo.

Sementara itu,  Stefanus BAN Liow  mengatakan dirinya siap menjembatani aspirasi dan kepentingan daerah kepada pemerintah pusat.

"Semua ini tujuannya ada peningkatan produksi dan kualitas serta bermuara pada kesejahteraan petani," kata mantan Ketua Komisi P/KB Sinode GMIM itu.(ndo)

Peringatan Dini BMKG Besok Selasa 6 Juli 2021, Waspada 15 Wilayah Ini Berpotensi Alami Cuaca Ekstrem

Ramalan Zodiak Karier Besok Selasa 6 Juli 2021, Scorpio Lebih Terbukalah Pada Rekan Kerjamu

Polres Talaud Gelar Serbuan Vaksinasi Massal, Warga Dijemput dengan Mobil Dalmas

 

 

 

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved