Breaking News:

Berita Sitaro

UPP Kelas III Ulu Siau Kabupaten Sitaro Berlakukan Pembatasan Jumlah Penumpang Kapal

Surat Edaran Nomor 44 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Laut Pada Masa Pandemi.

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Rizali Posumah
Vian Hermanses/Tribun Manado
Aktifitas penumpang kapal di Pelabuhan Ulu Siau. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menerbitkan Surat Edaran Nomor 44 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Laut Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Edaran tersebut dikeluarkan sebagai tindaklanjut diterbitkannya Surat Edaran Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 14 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi Covid-19.

Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Ulu Siau, Welhelmus Dami mengatakan, maksud dan tujuan edaran Kemenhub RI tersebut yakni untuk meningkatkan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat terhadap pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi dalam negeri di masa pandemi Covid-19 sekaligus mencegah terjadinya penyebaran dan peningkatan penularan Covid-19.

"Termasuk pembatasan pelaku perjalanan dalam negeri dengan moda transportasi laut," kata Dami, Minggu (4/7/2021).

Aktifitas penumpang kapal di Pelabuhan Ulu Siau.
Aktifitas penumpang kapal di Pelabuhan Ulu Siau. (Vian Hermanses/Tribun Manado)

Selain hal-hal yang berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, dalam edaran itu juga diatur soal kewajiban bagi setiap penumpang kapal untuk menunjukan kartu vaksin tahap satu serta hasil negatif RT-PCR yang pengambilan sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan atau hasil negatif Rapid Test Antigen yang pengambilan sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam.

"Penggunaan dokumen persyaratan perjalanan sebagaimana dimaksudkan ini tidak berlaku bagi penumpang dengan menggunakan moda transportasi laut perintis, daerah 3TP (Tertinggal, Terdepan, Terluar dan Perbatasan), dan pelayaran terbatas seperti di wilayah kita," beber Dami.

Khusus untuk pelayaran dari dan menuju Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Dami menyebut pihaknya akan melakukan pembatasan jumlah penumpang paling banyak 70 persen dari kapasitas kapal.

"Makanya kami telah mengundang pihak perusahaan dan pengelola kapal untuk mensosialisasikan aturan ini sekaligus edukasi bagi setiap penumpang," ungkapnya.

Terkait waktu pelaksanaan, Dami bilang aturan yang tertuang dalam Surat Edaran Kemenhub itu efektif dimulai sejak tanggal 5 - 20 Juli 2021.

"Dan kami pastikan akan mengawasi pemberlakukan ini, khususnya dalam hal pembatasan jumlah penumpang maupun penerapan protokol kesehatan di atas kapal," kuncinya. (HER)

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved