Berita Tomohon
Caroll Senduk: Selamat Datang Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Wanti Waranei Mamahit
Pemerintah Kota Tomohon terus membangun sinergi dengan dengan Panglima Kodam (Pangdam) XIII Merdeka Mayjen TNI Wanti Waranei F Mamahit.
Penulis: Hesly Marentek | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pemerintah Kota Tomohon terus membangun sinergi dengan dengan Panglima Kodam (Pangdam) XIII Merdeka Mayjen TNI Wanti Waranei F Mamahit.
Ini disampaikannnya dalam lepas Sambut Pangdam XIII/Merdeka dari Mayjen TNI Santos Gunawan Matondang kepada Mayjen TNI Wanti Waranei F. Mamahit di Raewaya Resort, Jumat (2/7/2021).
"Kami siap terus bersinergi dengan Kodam XIII Merdeka," ujar Wali Kota Caroll Senduk, Jumat (2/7/2021).
Senduk mengucapkan semoga sukses di tempat yang baru bagi Pangdam XIII/Merdeka yg lama Mayjen TNI Santos Gunawan Matondang dan selamat datang kepada Pangdam XIII/Merdeka yang baru Mayjen TNI Wanti Waranei F Mamahit.
"Terima kasih kepada Mayjen TNI Santos Gunawan Matondang semoga sukses di tempat yang baru. Serta selamat Datang kepada Pangdam XIII/Merdeka yang baru Mayjen TNI Wanti Waranei F Mamahit," ungkap Caroll.
Adapun kegiatan ini dihadiri langsung Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw bersama Forkopimda Sulawesi Utara, dan Kepala Daerah Se- Sulawesi Utara.
Sosok Wanti Waranei Franky Mamahit, Putra Sulawesi Utara yang Dipilih jadi Pangdam XIII Merdeka
Mutasi besar-besaran dilakukan oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto beberapa waktu lalu.
Salah satu jabatan yang mendapatkan rotasi adalah Pangdam XIII Merdeka.
Jabatan yang sebelumnya dipegang oleh Mayjen TNI Santos Gunawan Matondang, kini dipegang oleh Mayor Jenderal TNI Wanti Waranei Franky Mamahit.
Wanti Waranei Franky Mamahit diketahui adalah putra daerah Sulawesi Utara.
Dia merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1987.
Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Panglima Divisi Infanteri 3/Kostrad.
Riwayat Jabatan
Asops Kasdam XVI/Pattimura
1. Danrem 151/Binaiya (2013—2014)
2. Irdam XIII/Merdeka (2017—2018)
3. TA. Pengkaji Madya Bidang Hankam Lemhannas[3] (2018—2019)
4. Dirprogbangdik Debid Dik. Pim. Tk. Nasional Lemhannas[4] (2019—2020)
5. Pangdivif 3/Kostrad (2020—2021)
6. Pangdam XIII/Merdeka (2020—)
Sejarah Kodam Merdeka
Komando Daerah Militer XIII/Merdeka (sering disingkat Kodam XIII/Merdeka), merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tengah.
Keputusan KSAD Nomor: KPTS-288/5/1957, tanggal 27 Mei 1957 tentang perubahan dari Resimen Infanteri 24 KO-TT VII/Wirabuana menjadi KDM-SUT (Komando Daerah Militer Sulawesi Utara dan Tengah)
Tanggal 28 September 1957, KSAD mengangkat Letkol Inf. Daniel Julius Somba sebagai Gubernur Militer KDM-SUT, dan Mayor Inf.

Dolf Runturambi sebagai Kepala Staf Gubernur Militer.
Tanggal 16 Juni 1958 dilakukan pendaratan pertama kali Tentara Pusat secara besar-besaran di Pantai Kema Minahasa dengan nama Operasi Merdeka di bawah pimpinan Letkol Inf. Rukmito Hendraningrat berkekuatan 4.000 tentara gabungan APRI/TNI.
Pada tanggal 12 Februari 1985, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Rudini mengeluarkan surat keputusan Nomor: SKEP/131/II/1985 tentang likuidasi Kodam XIII/Merdeka dan Kodam XIV/Hasanuddin menjadi Kodam VII/Wirabuana yang berkedudukan di Ujung Pandang.
Pada Tanggal 20 Desember 2016, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono meresmikan Kodam XIII/Merdeka, bertempat di Lapangan Upacara Makodam XIII/Merdeka, Kota Manado, Sulawesi Utara.(hem,ren)
Baca juga: Ingat Hamzah Haz, Mantan Wapres RI? Diisukan Telah Meninggal dan Tak Bisa Berjalan, Begini Kabarnya
Baca juga: Olly Dondokambey Sabet BKN Awards
Baca juga: Info Gempa Terkini Sabtu (03/07/21) Pagi, Guncangan Magnitudo 6.1, Ini Lokasi Pusat Gempa