Breaking News:

Wabup Mitra: Kepala SKPD Harus Teliti Kelola Anggaran

Kepala perangkat daerah sebagai pengguna anggaran harus bekerja cepat dan efektif dalam merealisasikan anggaran

Penulis: Kharisma Kurama | Editor: Charles Komaling
IST
Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw berfoto bersama Bupati Kabupaten Minahasa Tenggara James Sumendap dan Wakil Bupati Jesaja Legi serta ASN Minahasa Tenggara beberapa waktu lalu 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) diminta untuk meningkatkan ketelitian terhadap pengelolaan anggaran.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Mitra, Jesaja Legi saat memberikan arahan dalam rapat Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (EPRA) Kabupaten Mitra, di kantor bupati, Kamis (1/7/2021).

“Diingatkan para perangkat daerah pada pengelolahan anggaran pada APBD induk tahun 2021 untuk lebih teliti, cepat dan tepat dalam merealisasikan anggaran hingga pada akhir tahun anggaran dapat selesai sesuai apa yang ditargetkan,”tukasnya.

Legi mengatakan, apabila ada SKPD yang belum sesuai target, perlu ada keseriusan dan fokus dalam penanganan serapan anggaran sesuai target yang ada.

“Kepala perangkat daerah sebagai pengguna anggaran harus bekerja cepat dan efektif dalam merealisasikan anggaran,”pintanya.

Ia menambahkan, APBD Perubahan 2021 akan dimulai dibahas.

Dijelaskan, rapat ini momentum yang strategis bagi Pemkab Mitra tentang bagaimana langkah-langkah dalam pengendalian percepatan penyerapan belanja daerah dan percepatan pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Mitra.

“Rapat ini merupakan kewajiban untuk dilaksanakan secara rutin, untuk itu saya berharap masing-masing perangkat daerah dapat memahami dan menindaklanjuti percepatan realisasi anggaran,”ujar Legi.

Sementara itu, Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa Tenggara Munira Bin Ali dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini dalam rangka monitoring dan mengevaluasi realisasi anggaran dan realisasi fisik kegiatan proyek pemerintah.

"Tujuannya untuk mensinkronkan rencana penyerapan anggaran atau target dengan realisasi penyerapan anggaran di masing-masing SKPD serta mempercepat realisasi pengadaan barang dan jasa berjalan sesuai target," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved