Breaking News:

Mitra Kehabisan Stok Vaksin Astrazeneca  

Pemkab Mitra sudah menerima pasokan dari Bio Farma sebanyak 5.100 vaksin jenis sinovac.

Penulis: Kharisma Kurama | Editor: Charles Komaling
(Tribunnews/Herudin)
ilustrasi: AstraZeneca 

 TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO  - Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) terus menggenjot program vaksinasi.

Hal ini berdampak pada ketersediaan vaksin jenis Astrazeneca yang diketahui telah habis.

Kepala Dinas Kesehatan Mitra, dr. Helny Ratuliu melalui Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P), Julien Kula saat ditemui di ruang kerjanya turut membenarkan hal itu.

"Ia benar, untuk stok vaksin jenis Astrazeneca memang sudah kosong. Nanti masuk untuk dosis ke dua," ujarnya.

Meski begitu, ia menjelaskan, pihaknya masih memiliki stok vaksin jenis sinovac.

"Kami masih punya vaksin jenis sinovac. Untuk stoknya saat ini masih ada 2.100," jelasnya.

Sebelumnya, Pemkab Mitra sudah menerima pasokan dari Bio Farma sebanyak 5.100 vaksin jenis sinovac.

"Dan karena suda digunakan, tinggal 2.100. Nah semua itu bisa masyarakat dapatkan di Puskesmas. Sejauh ini stok di puskesmas masih ada," katanya.

Ia menambahkan, jenis vaksin yang disuntikkan ke masyarakat tidak bisa berbeda.

"Jadi kalau sudah Astrazeneca dosis ke dua harus sama, tidak bisa berbeda," ujarnya.

Namun, pihaknya menjelaskan secara kualitas kedua jenis vaksin ini sama.

"Hanya saja, kalau Astrazeneca untuk tahap dua lebih lama. Kalau untuk efek samping, sejauh ini keduanya sama-sama memberikan efek samping wajar yang masih bisa diterima tubuh," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved