Breaking News:

Penjualan Motor Honda Tembus 6 Ribuan Unit di Sulut, Gorontalo dan Malut

Upaya pemerintah mengucur berbagai bantuan sosial dalam rangka PEN juga berkontribusi pada pasar sepeda motor.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Charles Komaling
Tribun Manado / Fernando Lumowa
Sales counter Daya Motor memamerkan sepeda motor Honda beberapa waktu lalu. Pasar sepeda motor Honda membaik di semester I tahun ini.    

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kebijakan pemerintah mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di berbagai sektor berdampak positif pada bisnis otomotif roda dua.

Pasar penjualan sepeda motor di Tanah Air, termasuk Sulut, sempat anjlok karena pandemi Covid-19.

Volume pasar turun hingga 60 persen. Adanya stimulus PEN dari pemerintah di paruh kedua cukup membantu mendorong penjualan di akhir tahun.

Memasuki tahun 2021, pasar sepeda motor membaik. Kondisi pasar pada Q1 (kuartal I) tahun ini sudah mendekati kondisi periode sama tahun lalu

Seperti pasar sepeda motor Honda di Sulut, Gorontalo dan Malut. "Semester I tahun ini kondisi market sudah jauh lebih baik dari tahun lalu," kata Erwin Momuat, Sales Department Head PT Daya Adicipta Wisesa (DAW), main diler sepeda motor Honda di Sulutgomalut, Rabu (30/06/2021).

Katanya, pada April dan Mei lalu, volume penjualan sepeda motor Honda di tiga provinsi menyentuh angka 6 ribuan unit.

"Porsi terbesar di Sulut, 55 hingga 60 persen," ujar Erwin.

Menurutnya, membaiknya kondisi pasar karena membaiknya ekonomi. Khususnya di sektor non formal seperti pertanian.

Ambil contoh, perbaikan harga komoditas seperti cabai rawit dan jagung di Gorontalo

Lalu, peningkatan harga komoditas perkebunan di Sulut dan Malut mendorong belanja masyarakat untuk produk otomotif seperti sepeda motor.

"Pertanian memang dominan karena ada perbaikan harga komoditas," jelas Erwin.

Di sisi lain, analisa Honda, upaya pemerintah mengucur berbagai bantuan sosial dalam rangka PEN juga berkontribusi pada pasar sepeda motor.

"Khususnya di sektor UMKM yang mendapat bansos. Mereka bisa memutar usaha, beli motor untuk menunjang usahanya," katanya.

Pihaknya yakin, ke depan kondisi pasar berangsur pulih setelah lama terdampak Covid-19. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved