Breaking News:

Berita Mitra

Eksekutif-Legislatif Mitra Bahas Perda Pengelolaan Tempat Pemakaman

Perda) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Tempat Pemakaman diseriusi Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

Penulis: Kharisma Kurama | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Kharisma Kurama
Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD Mitra bersama Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Mitra serta para Camat se- Kabupaten Mitra. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Penerapan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Tempat Pemakaman diseriusi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mitra.

Itu terlihat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD Mitra bersama Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Mitra serta para Camat se- Kabupaten Mitra.

Sejumlah pertanyaan dan usulan pun mencuat alam RDP yang digelar di ruang Komisi II DPRD Mitra, Senin (28/06/2021).

Camat Ratahan, Arce Kalalo, misalnya. Ia mengungkapkan sejumlah tantangan yang berpotensi terjadi di lapangan.

Salah satunya terkait pengelolaan lahan pekuburan yang tidak diolah oleh pemerintah.

"Kalau di Ratahan, khususnya di Tosuraya, lahan itu tidak dikelola oleh pemerintah, tapi oleh sarikat. Ini yang menjadi tantangan untuk pengurusan izin kedepan," katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Mitra, Temmy Naray meminta agar Perda ini terus disosialisasikan.

"Kami lihat untuk sosialisasi masih kurang. Jadi perlu ada sosialisasi yang lebih intens ke masyarakat," ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perkim Mitra, Novie Legi menjelaskan, Perda ini sudah masuk pada tahapan Rancangan Peraturan Bupati (Ranperbub).

Terkait pengurusan ijin, ia menjelaskan, jika lahan tersebut adalah milik pribadi atau kelompok, maka wajib membuat permohonan kepada pemerintah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved