Breaking News:

Gara-gara Mabuk Anak Tikam Ayahnya yang Sudah Lansia

Korban mengalami luka sabetan di bagian leher dan luka tikaman dibagian dada kiri hingga harus dirawat di RS

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Charles Komaling
ist
tersangka penganiaya ayah kandung 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Hanya Karna berselisih paham dengan Ayah Kandung , Lelaki Piters (41) Warga Desa Awit Kecamatan Beo Utara Kabupaten Kepulauan Talaud tega menggorok leher dan menikam PP Alias Pithein ( 74 ) yang tak lain adalah ayah pelaku sendiri .

Korban mengalami luka sabetan di bagian leher dan luka tikaman dibagian dada kiri hingga terpaksa harus dirawat di RS Terdekat karena mengalami luka serius .

Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (26/6/2021) Sekitar Pukul 18:00 WITA di Desa Desa Awit Kecamatan Beo Utara tepatnya di ruas Jalan setapak tak jauh dari rumah korban .

Berdasarkan keterangan saksi Agustina Tempo, sekira pukul 18.30 Wita saksi pergi ke rumah Keluarga Pasiak-Tumade untuk mengobati mata.

Pada saat sedang berada di dalam rumah saksi mendengar ada teriakan orang yang meminta tolong. Karena penasaran saksi keluar rumah dan menuju ke arah teriakan tersebut, dan di dapati korban sudah jatuh tersungkur di tanah.

Hampir seluruh tubuh korban penuh dengan dan saat itu juga saksi melihat lelaki PP (pelaku) sedang mengejar korban sambil memegang sebilah pisau dapur .

Melihat kejadian tersebut saksi berteriak dan memarahi tersangka dan kemudian tersangka langsung pergi kembali ke rumahnya. Setelah itu saksi di datangi beberapa warga dan langsung melakukan pertolongan terhadap korban dan membawanya ke Puskemas Lobo kemudian di rujuk ke RS Daerah Mala .

Kapolsek Beo Johan Atang kepada Tribun Manado mengatakan, akibat dari penganiayaan tersebut korban mengalami luka serius. “Terkena sabetan di bagian leher dan luka tusuk di bagian dada sebelah kiri korban" kata Kapolsek.

Kasus penganiayaan ini diduga akibat pelaku sudah dalam kondisi mabuk akibat dipengaruhi oleh minuman keras sehingga tega menganiaya ayah kandungnya dengan sajam.

Pihak kepolisian yang mendapat informasi serta laporan dari warga, langsung mendatangi TKP dan mengamankan tersangka bersama barang bukti ke Polsek Beo guna proses penyidikan lebih lanjut.

"Saya beserta anggota langsung mendatangi tempat kejadian perkara, mengamankan tersangka bersama barangbukti ke Polsek Beo guna proses penyidikan lebih lanjut untuk mempertanggung jawabkan Perbuatannya dan seraya mengimbau agar keluarga korban tidak terpancing dengan kejadian tersebut," ujar Kapolsek Beo (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved