Breaking News:

Berita Internasional

Di India, 2500 Warga Disuntik Vaksin Covid Palsu, Dua Dokter Ditangkap karena Isinya Larutan Garam

Setidaknya 2.500 orang di India menjadi korban vaksin Covid-19 palsu di tengah upaya negara tersebut meningkatkan tingkat vaksinasi.

Editor: Rhendi Umar
tribun jogja
Warga India Terkena Covid-19 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gelombang Covid yang sangat mematikan terjadi pada bulan April dan Mei 2021.

Setidaknya 2.500 orang di India menjadi korban vaksin Covid-19 palsu di tengah upaya negara tersebut meningkatkan tingkat vaksinasi.

Polisi mengatakan, sekitar 2.000 warga di Mumbai disuntik dengan vaksin Covid-19 yang ternyata adalah larutan garam.

Sekitar 500 orang, banyak di antaranya penyandang disabilitas, juga menjadi korban vaksin palsu di Kolkata.

Kerabat menyiapkan jenazah covid-19, untuk dikremasi di tempat krematorium di New Delhi, <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/india' title='India'>India</a>, Rabu 28 April 2021.
Kerabat menyiapkan jenazah covid-19, untuk dikremasi di tempat krematorium di New Delhi, India, Rabu 28 April 2021. (ANTARA FOTO/REUTERS/DANISH SIDDIQUI)

Sepuluh orang yang diduga menawarkan vaksin Covid-19 palsu telah ditangkap, termasuk dua dokter yang berpraktik di rumah sakit swasta di Mumbai, ungkap polisi.

Di Kolkata, polisi menangkap satu orang yang menyaru sebagai aparatur sipil negara.

Ia diduga menjalankan enam pusat vaksinasi.

Polisi membongkar kasus vaksin palsu setelah menerima laporan dari politisi setempat yang menaruh curiga.

Ia sendiri sempat mendapat suntikan vaksin yang ternyata larutan garam tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved