Breaking News:

PLN Suluttenggo

PLN Suluttenggo Bantu Alat dan Latih Para Mantan Napi - Preman Kota Manado

Bantuan yang diberikan berupa perangkat service elektronik dan tools kit automotive serta pelatihan untuk meningkatkan skill. Totalnya Rp 165 juta.

Editor: Jumadi Mappanganro
Dokumen PLN Suluttenggo
PLN Suluttenggo bantu alat dan latih mantan napi dan preman Kota Manado, Jumat 25 Juni 2021. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - PT PLN Suluttenggo memberikan bantuan Pelatihan dan Peralatan Service Elektronik serta Service Automotive kepada komunitas mantan napi dan preman Kota Manado, Jumat 25 Juni 2021.

Bantuan diserahkan langsung oleh Senior Manager Keuangan Komunikasi dan Umum PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Suluttenggo Wijaya Gautama mewakili General Manager UIW Suluttenggo bersama Manager PLN UP3 Manado Andre Lengkong.

Diterima perwakilan Komunitas Lahir Baru Marcos Ronald dalam pertemuan yang diadakan di Kantor PLN UP3 Manado.

Bantuan yang diberikan berupa perangkat service elektronik dan tools kit automotive serta pelatihan untuk meningkatkan skill. Totalnya sejumlah Rp 165 juta.

Bantuan ini merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

PLN Suluttenggo memberi peralatan dan pelatihan bagi para mantan napi dan preman Kota Manado yang bergabung dalam Komunitas Lahir Baru, Jumat 25 Juni 2021.
PLN Suluttenggo memberi peralatan dan pelatihan bagi para mantan napi dan preman Kota Manado yang bergabung dalam Komunitas Lahir Baru, Jumat 25 Juni 2021. (Dokumen PLN Suluttenggo)

Wijaya Gautama menyampaikan bahwa PLN memiliki tanggung jawab sosialnya untuk mendukung komunitas dan masyarakat sekitar agar lebih produktif dimasa pandemi Covid-19.

“Bantuan dari PLN Peduli kepada rekan-rekan Komunitas Lahir Baru untuk memulai usahanya melalui bidang Service Elektronik dan Service Automotive," tutur Gautama melalui rilisnya yang diterima tribunmanaco.id, Sabtu (26/6/2021).

Selain bisa memajukan usahanya tersebut, PLN berharap kegiatan ini nantinya berguna untuk masyarakat sekitar dan membuka lapangan pekerjaan baru.

Marcos selaku perwakilan Komunitas Lahir Baru menjelaskan bahwa Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PLN ini sangat membantu kehidupan mantan napi dan preman yang tergabung didalamnya.

Menurut Marcos, banyak di antara mereka yang sudah menjalankan hukuman dan keluar dari penjara, namun tidak mempunya bekal untuk hidup.

"Dengan adanya program ini kami merasa terbantu dalam memulai kembali kehidupan kami menjalankan usaha di bidang service elektronik dan service automotive,” tutur Marcos.

Diharapkan bantuan PLN Peduli ini dapat terus berkelanjutan dan bisa membantu mendorong kegiatan perekonomian kecil pada masa pandemi ini. (*)

#PLNPeduli #TJSL #PowerBeyondGenerations #TransformasiPLN #EnergiOptimisme #ListrikUntukSemua

#ListrikUntukRakyat

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved