Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Nasional

Daftar Negara dengan Utang Luar Negeri Terbesar, Indonesia Berada di Urutan Berapa?

Bank Dunia mencatat, peningkatan utang luar negeri terjadi lantaran perubahan nilai tukar mata uang negara terhadap dollar AS dari tahun ke tahun.

hai.grid.id
Daftar Negara dengan Utang Luar Negeri Terbesar, Indonesia Berada di Urutan Berapa? 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bank Dunia mencatatkan, hingga akhir 2019, total nilai utang luar negeri dari 120 negara berpendapatan menengah dan rendah mencapai 8,1 triliun dollar AS.

Berdasarkan data dalam laporan yang bertajuk International Debt Statistics 2021 yang dikutip oleh Kompas.com, total nilai utang luar negeri (ULN) negara-negara tersebut meningkat 5,4 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Bank Dunia mencatat, peningkatan utang luar negeri terjadi lantaran perubahan nilai tukar mata uang negara terhadap dollar AS dari tahun ke tahun.

Kasus Corona pada Anak Meningkat, 282 Balita di Jakarta Positif Covid-19, Varian Delta Penyebabnya

10 Negara dengan <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/utang-luar-negeri' title='Utang Luar Negeri'>Utang Luar Negeri</a> Terbesar, Indonesia Urutan Berapa?

Dalam sepekan terakhir utang luar negeri Indonesia kembali jadi sorotan.

Hal itu mencuat setelah Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna menyatakan kekhawatirannya terhadap kemampuan pemerintah dalam membayar utang dan bunganya.

Hal tersebut Agung sampaikan dalam pidato pada Rapat Paripurna DPR-RI, Selasa (22/6/2021) lalu.

Lalu berapa sebenarnya utang Indonesia? Bagaimana jika dibandingkan dengan negara lain?

Bank Dunia mencatat hingga akhir 2019, total nilai utang luar negeri dari 120 negara berpendapatan menengah dan rendah mencapai 8,1 triliun dollar AS.

Berdasarkan data dalam laporan yang bertajuk International Debt Statistics 2021 yang dikutip oleh Kompas.com, total nilai utang luar negeri (ULN) negara-negara tersebut meningkat 5,4 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Bank Dunia mencatat, peningkatan utang luar negeri terjadi lantaran perubahan nilai tukar mata uang negara terhadap dollar AS dari tahun ke tahun.

Sebab, sekitar separuh dari utang luar negeri negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah berdenominasi mata uang selain dollar AS).

Utang luar negeri jangka panjang tercatat memiliki pertumbuhan yang paling pesat dibanding jenis utang lain, yakni tumbuh 7 persen menjadi sekitar 6 triliun dollar AS.

Jumlah tersebut setara dengan 73 persen dari total utang luar negeri. Sementara, tingkat utang jangka pendek tumbuh moderat, yakni 1,5 persen menjadi sekitar 2,2 triliun dollar AS.

Bank Dunia melaporkan, negara dengan utang luar negeri terbesar, yakni China. Total utang luar negeri China setara dengan sekitar 26 persen dari keseluruhan total utang negara-negara berpendapatan rendah-menengah.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved