Breaking News:

Viral Medsos

Tangis Pilu Wakapolres Jaksel, Tak Mampu Tolong Warga Kritis Covid-19, Janjinya Tak Bisa Ditepati

Orang nomor dua di Polres Jakarta Selatan itu menangis bukan karena ulah penjahat, tapi karena niat baiknya terbendung oleh takdir yang kuasa.

Editor: Gryfid Talumedun
(Dok. Polres Metro Jakarta Selatan)
Tangis Pilu Wakapolres Jaksel, Tak Mampu Tolong Warga Kritis Covid-19, Janjinya Tak Bisa Ditepati 

Agus tak kuasa menahan tangis begitu mendengar nyawa Budi tak tertolong. Air matanya berlinang.

Ia menyesal tak bisa menyelamatkan nyawa Budi. Penyesalan Agus berujung maaf dan evaluasi penanganan Covid-19.

Di sebelah Agus, ada Kapolsek Jagakarsa Kompol Endang Sukmawijaya. Agus terlihat menyeka air matanya.

"Mestinya bisa tertolong, coba kalau penanganannya benar itu," kata Agus.

Agus pun merasa bersalah terhadap keluarga pasien Covid-19 karena telah berjanji membawa pulang Budi dalam keadaan selamat.

"Harusnya Pak Budi bisa kembali ke keluarganya. Untuk Bu Budi, Saya minta maaf Bu, saya tadi janji mau bawa bapak sampai selamat. Mohon maaf Bu, ibu jaga kesehatan," ujar dia.

Ia pun merasa prihatin dengan ketidakpedulian warga dan penanganan yang telat dari tenaga medis.

"Ini beban kita semua, ini tanggung jawab kita semua. Nggak usah lihat dari suku mana, agama apa, harus saling tolong menolong," tutur Agus.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Menangis Tak Mampu Tolong Warga Kritis Covid-19, Wakapolres: Maaf Bu, Tadi Saya Janji Bawa Bapak Selamat

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved