Berita Sitaro

22 PPT Pratama Pemkab Sitaro Ikut Uji Kompetensi

Tahapan pelaksaan uji kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sitaro sedang bergulir.

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Octavian Hermanses
Peserta Uji Kompetensi PPT Pratama Pemkab Sitaro yang mengikuti kegiatan penyusunan makalah. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Tahapan pelaksaan uji kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) sedang bergulir.

Setelah proses pemberkasan yang berlangsung selama dua hari lalu, kini tahapan uji kompetensi yang diikuti 22 PPT Pratama ini memasuki tahapan penyusunan makalah yang berlangsung, Kamis (24/6/2021) sore.

Kegiatan yang berlangsung di auditorium kantor bupati itu dibuka langsung Bupati Kepulauan Sitaro Evangelian Sasingen.

Ketua Panitia Uji Kompetensi, Herry Bogar mengatakan, makalah yang disusun masih-masing peserta disesuaikan dengan jabatan yang dilamar.

Setiap PPT Pratama mengajukan lamaran pada tiga jabatan Organisasi Perangkat Daerah.

Peserta Uji Kompetensi PPT Pratama Pemkab Sitaro yang mengikuti kegiatan penyusunan makalah.
Peserta Uji Kompetensi PPT Pratama Pemkab Sitaro yang mengikuti kegiatan penyusunan makalah. (tribunmanado.co.id/Octavian Hermanses)

"Makalah ini menjadi salah satu penilaian dalam pelaksanaan uji kompetensi ini," kata Bogar sesaat sebelum dimulainnya kegiatan.

"Waktu pelaksanaan selama 60 menit atau satu jam," ujarnya.

Pasca penyusunan makalah, tahapan uji kompetensi akan berlanjut dengan agenda wawancara yang sedianya akan berlangsung pada 28-29 Juni 2021 mendatang.

"Pelaksanaanya di Manado karena melibatkan panitia lain dari unsur pemerintah provinsi dan kalangan akademisi," terang Bogar. 

Ia menyebut wawancara akhir menjadi penajaman penilaian masing-masing peserta.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Sitaro Evangelian Sasingen menjelaskan, uji kompetensi menjadi bagian dari proses evaluasi kinerja PPT Pratama diingkungan pemerintah daerah.

"Setelah menjabat selama dua tahun, para pejabat ini kembali dievaluasi lewat uji kompetensi ini. Kira-kira masih bisa ditempatkan pada jabatan yang lama, atau seperti apa. Jadi uji kompetensi ini akan memberikan gambaran bagi kami pimpinan daerah untuk menempatkan pejabat yang sesuai dengan kemampuan masing-masing," terang Sasingen.

Menurut bupati, hal yang terpenting bagi seorang pejabat adalah bagaimana menjalankan tanggung jawab dan berinovasi terhadap jabatan yang dipercayakan oleh pimpinan.

"Masih ada yang kadang dalam pengambilan keputusan atau dalam bertindak, masih ada kata-kata ini atas perintah bupati, atas perintah wakil bupati dan sebagainya. Itu menandakan anda tidak mampu dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab," tegas Sasingen.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved