Penanganan Covid

Varian Baru Covid-19 Berpotensi Masuk Sulut, Epidemiolog: Pemerintah Sudah Harus Segera Antisipasi

Pakar Epidemiologi Sulut Prof Grace Kandou mengakui bahwa Varian Delta daya penularannya lebih tinggi dan cepat sekitar 50% dibanding varian lama.

Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Rizali Posumah
TRIBUN MANADO/NIELTON DURADO
Prof Grace Kandou 

TRIBUNMANADO.CO.ID,  - Tingginya lonjakan kasus covid-19 dibeberapa daerah di Indonesia membuat Pemerintah kini tengah menyiapkan berbagai skenario Penanganan covid-19.

Apalagi, saat ini telah muncul varian baru covid-19 yang semakin mematikan.

Yakni varian covid dari Afrika dan varian Delta dari India

Beberapa daerah bahkan sudah mulai dimasuki varian baru tersebut dengan intensitas penularan yang sangat cepat. 

Menanggapi hal ini, Pakar Epidemiologi Sulut Prof Grace Kandou mengakui bahwa Varian Delta daya penularannya lebih tinggi dan cepat sekitar 50% dibanding varian lama.

Dirinya juga mengkhawatirkan penularan yang sangat cepat dari virus tersebut.

Menurutnya, bukan hanya orang dewasa, kelompok anak anak dan remaja sangat rentan terkena virus delta tersebut. 

"Kita semua warga masyarakat harus lebih waspada dengan penularan yang masiv dari virus ini, wajib laksanakan Protokol kesehatan, berhati-hati pada lonjakan ke 2 ini, jangan lengah dan pandang enteng," tegas Prof Grace kepada Tribun Manado.

Dirinya pun sedikit menjelaskan soal gejala dari virus varian baru atau Delta dengan sebelumnya. 

"Gejalanya juga antara varian delta dengan yang sebelumnya agak berbeda karena gejala varian delta itu seperti diare, mual, muntah, sakit perut, nyeri sendi, gangguan pendengaran, pembekuan darah, hilang nafsu makan, dan lainnya," sebut Prof Grace.

Prof Grace juga mengkhawatirkan informasi yang mengatakan bahwa varian covid yang baru tersebut sudah terdeteksi di Provinsi Gorontalo, yang notabene sudah sangat dekat di Provinsi Sulut.

"Ketika varian delta sudah terdeteksi ada di Gorontalo bukan tidak mungkin, sudah ada juga di Sulut," ujar Prof Grace.

Untuk itu, dirinya mengingatkan dengan tegas kepada masyarakat untuk tidak kendor dalam disiplin protokol kesehatan, jangan dianggap remeh. 

"Jadi sekali lagi tetap waspada, tapi jangan juga terlalu takut sehingga bisa menurunkan imun tubuh," imbau Prof Grace.

Disamping itu, Prof Grace juga menambahkan terkait penanganan covid-19 yang akan dilakukan Pemerintah Provinsi Sulut supaya lebih cepat tanggap dengan situasi dan kondisi. 

"Pemprov Sulut sudah harus antisipasi, jangan nanti sudah masuk varian baru tersebut baru mau action.

Harus segera kerjasama dari semua sektor dan yang penting kesadaran masyarakat harus terus ditingkatkan," pungkas Palar Epidemiologi dari Unsrat ini. (Mjr).

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved