Breaking News:

Bank Indonesia

Elektronifikasi Transaksi Pemda Terbukti Dongkak PAD hingga 14 Persen

Selain memberikan efisiensi dan kemudahan pengelolaan keuangan Pemda, elektronifikasi transaksi mampu mendorong Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa
Kepala Perwakilan BI Sulut, Arbonas Hutabarat berbicara dalam High Level Meeting TPID Kota Manado, belum lama ini. 

Selain itu, meningkatkan kualitas pelayanan publik, baik kecepatan transaksi keuangan, dan transparansi, serta mencegah kebocoran pelayanan publik.

Tujuan lainnya, mempercepat integrasi ekonomi dan keuangan digital.

Pendataan dan pelaksanaan elektronifikasi dan digitalisasu akan   mendorong berbagai Program pemerintah seperti
Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Program Bantuan Sosial (Bansos), dan Program Keluarga Harapan (PKH).

"Tujuan akhirnya, sehingga mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang kuat, seimbang, inklusif dan berkelanjutan," katanya.

Arbonas bilang, dengan tren tersebut pada tahun 2025 diharapkan ekosistem ekonomi dan keuangan dgital dapat berjalan.

Sistem itu nantinya mengingegrasikan  pemda, industri, UMKM, pasar, pariwisata, transportasi, masyarakat, petani, nelayan dengan Sistem Pembayaran.

Sistem ini secara nasional akan membawa 91,3 juta penduduk unbanked dan 62,9 juta UMKM ke dalam ekonomi dan keuangan formal secara sustainable melalui pemanfaatan digital. (ndo)

Gempa Terkini Tadi Siang Rabu 23 Juni 2021, Info BMKG Magnitudo dan Lokasi Titik Pusat Gempa

Mobil Tabrak Aldion dan Joner saat Mereka Tengah Perbaiki Motor

PT Sakura Ria Bangun Pabrik Santan Beku di Tumpaan Minsel, Dinas PMPTSP: Investasi Meningkat

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved