BNI

Dukung PEN, BNI Kanwil 11 Manado Kucur KUR Rp 2,6 M ke Klaster Penambak Udang Sulteng 

BNI Wilayah 11 Manado berkomitmen melaksanakan amanat Pemilihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui pembiayaan ke sektor mikro

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
Dokumentasi BNI Wilayah 11 Manado
Penyaluran KUR klaster petambak udang oleh Pemimpin BNI Wilayah 11 Manado, Koko P. Butar-Butar disaksikan Wakil Bupati Parigi Moutong, Badrun Nggai 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.IDBNI Wilayah 11 Manado berkomitmen melaksanakan amanat Pemilihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui pembiayaan ke sektor mikro. 

Salah satu wujud dari komitmen itu, BNI Wilayah 11 Manado konsisten menyalurkan  Kredit Usaha Rakyat (KUR) ke sektor ekonomi mikro. 

BNI Wilayah 11 Manado Suluttenggomalut dan BNI Cabang Parigi  bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan tambak udang. 

Penyitaan KUR ke klaster tambak udang di Parigi Moutong, Sulteng diserahkan Pemimpin BNI Wilayah 11 Manado, Koko P Butar-Butar disaksikan Wakil Bupati Parigi Moutong, Badrun Nggai, Selasa (22/06/2021). 

Baca juga: Vaksinasi Serentak di 17 Kecamatan, Dinkes Minahasa Selatan Siapkan 5 Ribu Dosis

Koko mengatakan, pihak yang berharap dengan memberikan akses pembiayaan KUR untuk tambahan modal kerja dapat menambah kapasitas produksi komoditas Udang di Parigi Moutong.

"Sehingga nantinya dapat memberikan dampak positif untuk kesejahteraan nelayan tambak udang,” ujar Koko.

BNI Kanwil Manado melalui BNI Parigi Moutong menyalurkan KUR sebesar Rp 2,6 miliar. 

"Kegiatan ini sebagai bentuk nyata Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) khususnya Tambak Udang,” kata Koko.

Wakil Bupati Parigi Moutong, Badrun Nggai, SE mengapresiasi komitmen BNI Wilayah 11 Manado yang memberi dukungan bagi peningkatan kesejahteraan petani nelayan dan para petambak udang. 

"Adanya penyaluran KUR ini akan mempercepat pemulihan ekonomi di Kabupaten Parigi Moutong," katanya. 

Potensi lahan tambak di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) lebih dari 10.000 hektare.

Hal ini ditandai dengan panjang garis pantai Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) yang mencapai 472 kilometer yang terbentang dari Maleali, Kecamatan Sausu hingga Sijoli, Kecamatan Moutong

Peluang investasi tambak udang di Kabupaten Parimo sangat potensial seiring diberikannya kewenangan untuk tambak udang tradisional dan teknologi intensif yang diberi kelonggaran oleh Kementerian Perikanan dan Kelautan.

Dampak pandemi Covid-19 terhadap para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) budidaya udang di Tanah Air sangatlah besar. 

Tidaklah heran, sektor ini menjadi salah satu sasaran strategis dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).(ndo) 

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Kritik Soal Sampah Menumpuk di Sitaro

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved