Breaking News:

TRIBUN BAKU DAPA

Kimmy Mamahit Bicara soal Hilangnya Ciri Khas Sepakbola Indah di Tribun Baku Dapa

Semua penikmat bola di jagad raya sedang menikmati para seniman bola benua biru, Eropa yang sedang bertanding di Piala Eropa.

Penulis: Aswin_Lumintang | Editor: Aswin_Lumintang
tribun manado/ronald moha
TRIBUN BAKU DAPA - Pemerhati bola, Kimmy Mamahit bersama Aswin Lumintang, Jurnalis Tribun Manado 

MANADO, TRIBUNMANADO.CO.ID - Semua penikmat bola di jagad raya sedang menikmati para seniman bola benua biru, Eropa yang sedang bertanding di Piala Eropa.

Sebanyak 24 tim yang lolos putaran final Piala Eropa pekan ini akan menyelesaikan seluruh pertandingan babak penyisihan group. Beberapa tim kuat eropa seperti Italia, Belanda, Belgia, Wales, Austria, Denmark telah memastikan lolos ke babak 16 besar.

Tim kuat lainnya yakni, Prancis, Portugal, Jerman, Spanyol, Inggris masih mengadu nasib hingga pertandingan terakhir babak penyisihan group.

Terkait hingar bingar EURO 2020 pemerhati bola, Kimmy Mamahit saat bincang-bincang di Talk Show Tribun Manado Edisi EURO 2020, Selasa (22/06/2021), pukul 10.00 WITA, yang dipandu Aswin Lumintang, Jurnalis Tribun Manado, mengatakan, sebagian besar peserta EURO 2020 telah menganut sepak bola pragmatis. ''Yang terpenting menang, '' ujar Kimmy meyakinkan.

Kimmy mengatakan, tim kuat eropa dengan ciri khas tersendiri dalam mengolah si kulit seperti Belanda dengan total football, pertahanan grendel (catenacio); Italia, tiki taka; Spanyol. ''Ciri khas ini tidak bisa lagi kita lihat secara utuh. Itu karena tuntutan yang penting menang, '' ujar pemerhati bola yang juga jurnalis senior ini.

Kimmy pun mengulas bagaimana ciamiknya, Italia menjalankan skema main dibawa juru taktik, Roberto Mancini. ''Italia pantas lolos ke babak 16 besar. Dan, saya prediksi Italia hampir pasti bisa melenggang mulus hingga perempat final, '' ujarnya.

Kimmy juga mengatakan, meski secara pribadi sejak dulu menjagokan Belanda. Namun, kekuatan Netherland saat ini masih membutuhkan pembuktian di tantangan babak 16 besar. ''Ini karena mereka diprediksi sudah berhadapan lawan kuat di babak 16 besar, '' ujarnya.

Kimmy menegaskan, Prancis dan Portugal meski pun masih akan memainkan partai terakhir di penyisihan group. Namun, dia berkeyakinan kedua tim ini tetap patut di perhitungkan untuk menjuarai turnamen ini, jika lolos di penyisihan group. ''Bagaimana pun Prancis berlabel juara dunia dan Portugal juara Piala Eropa, '' ujarnya.

Dia mengatakan, tim kuda hitam Belgia, Denmark, Wales masih ditunggu kejutan-kejutan lanjutannya. ''Denmark sudah membuat kejutan di babak penyisihan dengan lolos secara dramatis, '' ujarnya.

Sedangkan Jerman yang sempat kalah 0-1 dari Prancis tetap berpeluang melaju di EURO kali ini.'' Mereka ini yang disebut tim turnamen, tidak mudah menyerah dan memiliki mentai kuat untuk memenangkan setiap pertandingan, '' ujarnya.

TRIBUN BAKU DAPA - Pemerhati bola, Kimmy Mamahit bersama Aswin Lumintang, Jurnalis Tribun Manado
TRIBUN BAKU DAPA - Pemerhati bola, Kimmy Mamahit bersama Aswin Lumintang, Jurnalis Tribun Manado (tribun manado/ronald moha)

Inggris meski pun memiliki kompetisi terbaik, namun dengan tidak adanya pembatasan pemain luar untuk bermain di Liga Inggris, kelihatannya ini menyulitkan peman-pemain Inggris mendapatkan ruang untuk ikut berkompetisi lebih leluasa.

Imbasnya hingga kini Inggris dikenal sebagai negeri asalnya sepakbola, tetapi belum pernah mencicipi juara Piala Eropa. ''Juara dunia pun hanya sekali, tahun 1966, sudah lama sekali, '' ujar Kimmy sambil menyebut Inggris masuk dalam sebutan tim dengan masa lalu yang luar biasa di sepakbola

Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved