Breaking News:

Pilpres 2024

Ingat Guntur Soekarnoputra? Kini Soroti Riuhnya Capres 2024: Mereka Pikir Jadi Presiden Itu Nyaman ?

Seperti yang diketahui saat ini terkait pilpres 2024 sudah ramai sana-sini padahal masih beberapa tahun lagi.

Editor: Glendi Manengal
Kompas.com
Guntur Soekarnoputra 

“Sekarang ini ada sebagian kalangan ingin melakukan de-soekarnoisasi. Sehingga anak muda sekarang enggak jelas mengenai identitas politiknya, nasionalisme juga mlempem, untuk itu, saya pikir perlu ada bacaan yang bisa menimbulkan itu,” kata Guntur dalam diskusi virtual, Minggu (6/6/2021).

Guntur menjelaskan, Indonesia saat ini sangat memerlukan adanya indoktrinasi untuk pembinaan watak dan jiwa bangsa.

Indoktrinasi ini telah dihapuskan pada era orde baru. Dan seharusnya di era reformasi, pembinaan watak dan jiwa bangsa diselenggarakan.

"Jadi jiwa dulu yang dibangun. Watak yang dibangun. Dengan begitu, secara otomatis rasa patriotisme, nasionalisme, pengenalan pada pahlawan akan timbul, jadi inget lagi. Siapa Pangeran Diponegoro? Siapa Gatot Soebroto,” ujarnya.

Dalam buku ini, dia mencoba mengenalkan sosok Soekarno dengan cara paling sederhana.

Guntur menuliskan semua pengalaman dirinya dengan Soekarno, sebagai seorang anak, kawan dan murid.

"Saya itu menulis artikel enggak pakai referensi, hanya dengan ingatan saja. Apa yang diingat saja, berdasarkan pengalaman, jadi bentuk artikelnya semacam, Bung Karno ngomong apa saya jawab apa. Jadi tanya jawab," ujarnya.

Mencegah Diberedel di Orde Baru

Dia menceritakan, buku ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1977.

Kala itu, orde baru terus melakukan de-soekarnoisasi secara masif kepada rakyat dan generasi muda.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved