Komisi Pemberantasan Korupsi

KPK Terima 17 Dugaan Kasus Korupsi di Sulut, Pengamat Hukum: Harus Ditindak

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan telah menerima 17 dugaan kasus korupsi di Sulawesi Utara

Penulis: Isvara Savitri | Editor: David_Kusuma
istimewa
Rodrigo Elias 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan telah menerima 17 dugaan kasus korupsi di Sulawesi Utara.

Kepala Satgas Korsup Wilayah IV KPK Wahyudi mengatakan bahwa laporan ini diharapkan tidak perlu ditindaklanjuti.

"Aduan sifatnya lakukan bisa kita upayakan pencegahan, mewanti sekali terutama terkait potensi Tipikor," kata Wahyudi beberapa waktu lalu.

Namun hal berbeda diungkapkan oleh Pengamat Hukum, Rodrigo Elias.

Rodrigo mengatakan bahwa dugaan yang berjenis laporan harus ditindaklanjuti.

Baca juga: Direktur Mareyke Alelo Bangga Mahasiswa Polimdo Belajar Berwirausaha

"Biasanya kan sudah ada pengawasan internal dari dulu. Kalau pengawasan internal tersebut sudah jebol tidak mungkin hanya dicegah, harus tetap ditindak," ujar Rodrigo ketika dihubungi via telepon, Jumat (18/6/2021).

Menurut Rodrigo, pencegahan sebelum adanya tindak pidana korupsi bisa dilakukan dengan cara preemtiv dan preventif.

"Kalau sudah ada laporan dugaan kasus, ya bagaimana pun harus ditelusuri dan ditindak jika memang benar adanya," tambah Dosen Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) ini.

Pemerintah Daerah (Pemda) Sulut diminta untuk lebih mengencangkan pengawasan internal dan juga melakukan langkah-langkah preemtif dan preventif.

"Namun jika masih ditemukan dugaan kasus korupsi, Pemda bisa melaporkan langsung ke pihak berwajib seperti polisi maupun kejaksaan," tutup Rodrigo.(*)

Baca juga: Sosok Iptu Hotma, Mantan Ajudan yang Kini Jadi Menantu Irjen Pol Paulus Waterpauw

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved