Breaking News:

Komisi Pemberantasan Korupsi

KPK Terima 17 Aduan Dugaan Korupsi Sulut, Sanger: Perlu Penindakan, Kembalikan Kepercayaan Publik

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima 17 aduan dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) di Sulut sepanjang semester I tahun ini

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Fernando Lumowa
Koordinator Garda Tipikor Indonesia (GTI) Sulut, Risat Sanger 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.IDKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima 17 aduan dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) di Sulut sepanjang semester I tahun ini.

Meskipun demikian, KPK tak serta merta menindaklanjuti aduan ke ranah penindakan.

KPK mendahulukan langkah pencegahan sambil tetap mewanti-wanti penyelenggara pemerintahan di Bumi Nyiur Melambai.

Terkait adanya belasan aduan dugaan tipikor ini, Koordinator Garda Tipikor Indonesia (GTI) Sulut, Risat Sanger menilai, apa yang dilakukan KPI merupakan kewenangan KPK.

Baca juga: Mahasiswi Cantik Kelahiran Boltim Enjela Kaligis, Belajar Wirausaha Jual Keripik Pisang

Meskipun demikian, kata Sanger, bila mengedepankan prinsip pemberantasan korupsi, sebaiknya KPK melakukan penindakan.

"Saya rasa diperlukan penindakan bukan sekadar pencegahan sesuai amanat UU Tipikor. Jangan keliru interpretasinya," kata Sanger, Jumat (18/06/2021).

Sanger bilang, pihaknya menilai beberapa waktu terakhir, prestasi KPK dalam melakukan penindakan Tipikor di Sulut tidak secakap seperti sebelumnya.

"Kami berharap KPK bekerja cakap dalam melakukan penindakan sebagaimana cakap dalam pencegahan dan pengawasan," katanya lagi.

Ditambahkan Founder Rumah Nusantara ini lagi, sudah seharusnya KPK memgendepankan penindakan.

"Bukan berarti pencegahan dan pengawasan  tidak penting tapi penindakan akan memberi erek jera sekaligus mendorong kepercayaan publik kepada KPK," ujar dia lagi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved