Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut Tadi Pkl 11.30 WIB, Mahasiswa Kendarai CBR 250 Tewas, Diduga Emak-emak Potong Jalur

Terjadi kecelakaan lalu lintas di Semarang, Jawa Tengah pada hari ini Jumat siang.

Istimewa
Ilustrasi kecelakaan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan lalu lintas di Semarang, Jawa Tengah pada hari ini Jumat siang.

Kecelakaan maut itu melibatkan 2 unit kendaraan sepeda motor.

Kecelakaan lalu lintas tersebut mengakibatkan seorang mahasiswa meninggal dunia di lokasi.

Baca juga: Kisah Mariya Oktyabrskaya, Terjun ke Medan Perang Demi Membalas Kematian Suaminya

Baca juga: Sosok Wan Abud di Sinetron Putri Duyung, Terkenal dengan Jargon Bahlul Ente, Kini Telah Berpulang

Baca juga: Sosok Reza Artamevia, Penyanyi Punya Suara Alto yang Divonis 10 Tahun Penjara Atas Kasus Narkoba

Foto: Motor CBR 250 bertuliskan Harta, Tahta, Della, milik korban tewas kecelakaan maut di Jalan Majapahit, Kota Semarang, Jumat (18/6/2021). (Istimewa)

Kecelakaan maut yang melibatkan pemotor CBR 250 di dekat Banjir Kanal Timur Semarang diduga akibat manuver Emak emak motor matic.

Hal itu didapat dari kesaksian warga di lokasi kejadian.

Edi salah satu saksi mata sempat melihat emak-emak motor matic bermanuver memotong jalan.

Meski demikian ia mengakui pengendara sepeda motor melaju cukup kencang.

"Kecelakaan tersebut sangat ngeri.

Kasihan korban langsung tewas di tempat," ujar saksi mata Edi kepada tribunjateng.com.

Dia melanjutkan, kecelakaan bermula saat CBR melaju kencang dari arah barat.

Dia menduga kecepatan motor sport itu di atas 100 kilometer perjam.

Ketika di lokasi kejadian, ada seorang emak-emak mengendarai Beat hendak menyeberang dari arah selatan ke utara.

Foto: Pemotor tewas selepas hantam trotoar di Jalan Majapahit atau sisi barat Jembatan Banjir Kanal Timur (BKT), Jumat (18/6/2021) (Istimewa)

Tak pelak manuver emak-emak tak dikenal itu membuat pemotor CBR kaget dan mencoba menghindarinya.

Nahas pemotor menyenggol seorang Bapak pengendara Vega yang tengah melaju pelan di sisi kiri jalan.

Akibat senggolan CBR semakin oleng.

Tragisnya, CBR membentur trotoar sehingga tubuh pemotor terpelanting ke arah timur sekira 7 meter.

Motor terlempar ke arah selatan sejauh 5 meter hingga membentur pembatas jalan berupa watter barrier.

"Selepas kecelakaan hanya ada dua korban itu."

"Emak-emak itu ga tau kemana karena kami fokus menolong para korban," bebernya.

Kondisi Korban, lanjut dia, pemotor CBR alami luka parah di bagian belakang kepala.

Korban mengenakan helm full face.

Celana kolor pendek dan jaket.

Foto: Lokasi Kecelakaan maut Jalan Majapahit atau sisi barat Jembatan Banjir Kanal Timur, Jumat (18/6/2021) TribunJateng.com/Iwan Arifianto

Tubuh korban tinggi besar melintang di tengah jalan posisi telentang kepala di selatan dan kaki di utara.

Pemotor Vega seorang sales buku karena membawa banyak buku saat kejadian.

Pemotor tersebut alami luka parah di kaki kiri.

"Si Bapak sudah ditangani ambulance Hebat.

Pemuda naik CBR langsung dibawa mobil jenazah ke RSUP Kariadi," ungkapnya.

Menurutnya, kerusakan kendaraan paling parah dialami CBR.

Bagian depan sisi kiri remuk.

"Motor Vega tak alami kerusakan berarti," ucapnya.

Satlantas Polrestabes Semarang sudah terjun ke lokasi kejadian.

Jajaran relawan juga turut di lokasi untuk membantu proses evakuasi.

Proses evakuasi selesai sekira pukul 12.00 WIB.

Untuk identitas korban dan kronologi kejadian resmi dari pihak kepolisian, Tribunjateng.com masih berusaha mengkonfirmasi ke pihak Satlantas Polrestabes Semarang.

Kekasih Korban Menangis Histeris

Foto: Della menangis di pangkuan sang ayah selepas tahu kekasihnya meninggal dunia di Jalan Majapahit, Kota Semarang, Jumat (18/6/2021). (Tribun Jateng/ Iwan Arifianto)

Pemotor CBR 250 bertuliskan Harta, Tahta, Della alami kecelakaan maut di Jalan Majapahit atau sisi barat Jembatan Banjir Kanal Timur, Jumat (18/6/2021).

Siapa sangka, gadis bernama Della yang dituliskan di motor tersebut datang ke lokasi kejadian bersama ayahnya.

Della sempat bertanya kepada para relawan yang baru saja evakuasi mayat korban.

Selepas tahu bahwa pacarnya meninggal dunia dalam kecelakaan maut tersebut, gadis itu menangis histeris.

Dia berulang kali kali menyebut nama Ivo.

"Iya ini anak saya Della, korban yang meninggal dunia itu Ivo, temen dekat anak saya," papar sang ayah.

Menurutnya, korban Ivo masih berstatus mahasiswa warga Gajahmungkur.

Korban sebenarnya hendak menuju rumahnya di Jalan Unta Raya, Gayamsari yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Rencana, korban dan Della hendak jalan keluar bareng.

"Iya mau ke rumah.

Korban biasa ke rumah saya," jelasnya.

Della terus menangis hingga bersimpuh di trotoar jalan dekat lokasi kecelakaan.

Kondisi itu menyita perhatian warga dan pengguna jalan.

Para emak-emak yang bersimpati sempat memberi minuman air mineral ke Della.

Berhubung tangis Della semakin menjadi sang Ayah lantas membawanya pulang.

Diberitakan sebelumnya, Kecelakaan maut terjadi di Jalan Majapahit atau sisi barat Jembatan Banjir Kanal Timur (BKT), Jumat (18/6/2021) sekira pukul 11.30 WIB.

Satu pengendara motor CBR 250 warna hitam pelat H3311GA tewas di lokasi kejadian.

Korban alami luka parah di kepala.

Pemotor lain yang terlibat kecelakaan yakni pengendara Vega warna putih biru pelat H6509AVG alami patah tulang kaki kiri.

Berita Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

(TribunJateng.com/iwan Arifianto)

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Emak emak Motor Matik Potong Jalur Sebelum Kecelakaan Maut CBR 250 di BKT Semarang, Pergi Tanpa Dosa

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved