Breaking News:

Berita Minahasa

KPK Dorong Penyelamatan Danau Tondano di Kabupaten Minahasa, Ini Empat Rekomendasi Aksinya

Diskusi melibatkan sejumlah pemangku kepentingan terkait di Benteng Moraya, Selasa 15 Juni 2021.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
Istimewa.
Focus Group Discussion (FGD) terkait upaya pemulihan dan penertiban aset daerah berupa Danau Tondano di Benteng Moraya, Tondano. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado -  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan diskusi kelompok terfokus atau Focus Group Discussion (FGD) terkait upaya pemulihan dan penertiban aset daerah berupa Danau Tondano. 

Dijelaskan dalam keterangan tertulis ke Tribun, Kamis (17/06/2021), diskusi melibatkan sejumlah pemangku kepentingan terkait di Benteng Moraya, Selasa 15 Juni 2021.

Mulai dari jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I, dan Kepala Kantah Minahasa. 

Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Koordinasi Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Wilayah IV KPK Wahyudi menjelaskan, tujuan FGD didasarkan pada konsen KPK untuk mendorong pemulihan dan penertiban aset seperti yang telah banyak dilakukan pada aset-aset daerah lainnya. 

Langkah ini, sebutnya, merupakan upaya untuk mencegah beralihnya kepemilikan aset yang dapat mengakibatkan kerugian keuangan daerah serta mendorong kontribusi penerimaan daerah dari optimalisasi pemanfaatan aset. 

“Okupasi yang terjadi bisa menjadi salah satu modus bagi mafia untuk melaksanakan pengambilalihan. Okupasi juga tidak memiliki perizinan dan tidak memberikan kontribusi kepada daerah,” jelas Wahyudi.

Oleh karena itu, sambung Wahyudi, KPK mendorong dilakukan 4 hal dalam upaya penyelamatan aset daerah, yaitu pengamanan secara fisik, administrasi, dan aspek hukum serta legalitasnya. 

“Baru kemudian dilakukan pemanfaatan atas aset tersebut,” katanya. 

Bupati Minahasa Royke Octavian Roring menjelaskan, kondisi Danau Tondano saat ini yang mengalami penyusutan luas dan pendangkalan dalam waktu 15 tahun terakhir. 

Dia menyebutkan, bahwa keduanya baik daerah aliran sungai (DAS) dan danau dalam keadaan kritis. Padahal, menurutnya Danau Tondano memiliki nilai ekonomi tinggi bagi masyarakat sekitar.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved