Breaking News:

Catatan Willy Kumurur

Euro 2020 Denmark vs Belgia, Laga Berlatar Tragedi

Pangeran yang tak dikenal ini kemudian menantang Putri Turandot untuk menebak namanya sebelum fajar menyingsing.

Editor: Jumadi Mappanganro
handover
dr Willy Kumurur 

Itulah malam yang dikenal sebagai Nessun Dorma (Jangan Ada Yang Tidur).

Ketika malam terus merayap menjelang fajar, terdengarlah ratap tangis rakyat jelata:

Nessun dorma! Nessun dorma! Tu pure, o Principessa, nella tua fredda stanza, guardi le stele/ che tremano d'amore, e di speranza!

(Tidak ada yang akan tidur! Tidak ada yang akan tidur! Bahkan Anda, oh Putri, di kamar tidurmu yang dingin, melihat bintang/ yang gemetar karena cinta, dengan harapan!).

Tepat sebelum klimaks babak akhir itu, paduan suara wanita terdengar bernyanyi di kejauhan: Tidak ada yang akan tahu namanya, dan sayangnya kita harus, mati, mati!

Calaf menyambutnya dengan irama kemenangan: Dilegua, o notte!/ Tramontate, stelle!/ All'alba, vincerò! (Lenyaplah, o malam!/ Memudar, kau bintang!/ Saat fajar, aku ‘kan menang!).

Giacomo Puccini niscaya akan terus dikenang dunia, karena menulis lirik Nessun Dorma yang popular oleh suara emas Luciano Pavarotti.

Di upacara pembukaan EURO 2020, di Roma-Italia, Sabtu 12 Juni 2021 dinihari, Andrea Bocceli menembangkan dengan indah opera kehidupan bertajuk Nessun Dorma.

Keesokan harinya, Minggu, 13 Juni 2021 malam, opera kehidupan yang sesungguhnya tersaji di Stadion Parken, Kopenhagen, Denmark, tatkala tim dinamit Denmark menjamu sesama tim Skandinavia dari Finlandia.

Di menit ke-42, gelandang energik dan kreatif Denmark, Christian Eriksen, jatuh terkapar karena cardiac arrest (henti jantung).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved