Breaking News:

Berita Tomohon

Ritel Modern Yang Tak Patuh Jam Operasional di Tomohon Siap-siap Kena Sanksi

Pemerintah Kota Tomohon melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) terus rutin menggelar operasi penerapan protokol kesehatan

Penulis: Hesly Marentek | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Hesly Marentek
Syske Wongkar 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pemerintah Kota Tomohon melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) terus rutin menggelar operasi penerapan protokol kesehatan.

Termasuk diantarnya pemantauan jam operasional ritel modern.

Hal ini dikatakan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tomohon Syske Wongkar, Rabu (16/6/2021).

"Operasi untuk penerapan protokol kesehatan terus dilakukan. Terutama juga pembatasan jam operasional," kata Syske saat diwawancarai di ruang kerjanya.

Baca juga: Bupati Joune Ganda Lantik Gugus Tugas Gerakan Nasional Revolusi Mental

Diakui Syske untuk jam operasional untuk ritel modern memang sudah beberapa kali ditangani. Dikarenakan hal tersebut sering kali menjadi laporan masyarakat.

"Memang sering ada laporan masyarakat. Bahwa ada ritel modern yang melewati batas jam operasional pukul 10.00 malam," ungkapnya seraya menyebut laporan tersebut langsung ditindaklanjut.

"Setiap laporan langsung kami tindaklanjut," sambungnya.

Adapun diterangkan Syske bagi ritel modern yang masih tetap beroperasi diatas jam 10 malam akan diberi sanksi tegas. Karena hal tersebut seakan seperti pembiaran.

"Ada yang sudah di foto ID Card. Itu masuk kategori pembiaran, kalau misalnya ada orang masuk tapi pihak tokoh tidak tegur. Otomatis pihak tokoh akan diberikan sanksi berupa sanksi sosial, karena kan pembiaran," terangnya.

Selain itu, bagi ritel yang terkesan sering mengabaikan penerapan jam operasional tentu akan ditindak lebih lanjut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved