Breaking News:

Kapolres Minsel Tegaskan AKan Terus Perangi Knalpot Bising dan Premanisme

Operasi dilaksanakan di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Pondang, Kecamatan Amurang Timur, depan Kantor Samsat Amurang.

Penulis: Rul Mantik | Editor: Charles Komaling
Ilustrasi
Selang Seminggu Jajaran Polda Sulut Musnahkan Puluhan Knalpot Bising 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Perang terhadap penggunaan knalpot racing di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), belum berakhir.

Setiap hari Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Selatan (Minsel) terus melakukan operasi knalpot bising. Operasi ini untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat.

Operasi dilaksanakan di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Pondang, Kecamatan Amurang Timur, depan Kantor Samsat Amurang.

Menurut Kapolres Minsel, AKBP Norman Sitindaon, terlalu banyak laporan masyarakat soal penggunaan knalpot bising atau knalpot racing.

"Dari laporan warga menunjukkan bahwa penggunaan knalpot racing sudah sangat mengganggu ketertiban masyarakat. Jadi, kami akan terus melakukan razia stasioner untuk menyasar knalpot racing," kata Norman, Selasa (15/6/2021).

Razia knalpot racing, sehari-hari dilaksnakan di Jalan Trans Sulawesi, depan Kantor Samsat Amurang.

Setiap hari, belasan kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot racing diamankan di lokasi razia.

"Sepeda motor maupun mobil yang terjaring razia, cukup banyak. Hampir setiap hari pasti ada yang terjaring razia," ungkap Norman.

Pantauan Tribun Manado di lapangan, pengguna knalpot racing hanya dikenai tilang. Knalpot racing yang dipasang di kendaraan yang terjaring tidak dicabut.

Menurut petugas kepolisian yang bertugas di lapangan, mereka belum memiliki peralatan yang memadai untuk melepaskan knalpot racing yang berhasil dicegat.

"Kami belum punya peralatan yang memadai untuk mencabut knalpot racing yang kami amankan. Kami hanya memberi tilang," ujar salah satu petugas lapangan.

Tidak hanya knalpot racing yang jadi sasaran operasi, Polres Minsel juga menyasar premanisme dan minuman keras.

Operasi dilaksanakan secara bergerak di beberapa lokasi yang diduga ada penjualan miras dan premanisme.

Operasi miras dan premanisme, dilaksanakan di tempat-tempat ramai dan pusat hiburan.

“Terus gencar laksanakan operasi-operasi kepolisian dalam bentuk razia stasioner maupun mobile dengan sasaran knalpot bising atau racing, miras, premanisme, pungli, serta pendisiplinan protokol kesehatan di lokasi keramaian dan fasilitas umum,” ujar Norman. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved