Breaking News:

Pungli di Unima

Gerung Sebut Kantongi Bukti Pungli, Rektor Unima Minta Mahasiswa Harus Jujur

Unima kembali dihebohkan dengan kasus dugaan pungutan liar oleh oknum dosen di universitas tersebut.

Penulis: Lefrando Andre Gosal | Editor: Rizali Posumah
Istimewa.
Unima kembali dihebohkan dengan kasus dugaan pungutan liar oleh oknum dosen. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado Universitas Negeri Manado (Unima) kembali dihebohkan dengan kasus dugaan pungutan liar oleh oknum dosen.

Hal tersebut mencuat saat aksi yang dilakukan oleh Aliansi Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Unima di Gedung Rektorat, Senin (14/06) siang.

“16 juta oknum dosen minta pa mahasiswa, 16 juta ada bukti bu, napa itu bukti transfer, kita so kirim samua, tapi nyanda di tindak,” beber Johanes Gerung, Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kabupaten Minahasa di depan Rektor Unima, Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd.

Bukti yang dikantongi juga sudah diserahkan kepada pimpinan Fakultas Ilmu Pendidikan. Namun Gerung mengeluhkan karena tidak ada tindak lanjut bahkan respon balik atas bukti yang dikirimkannya.

“Itupun so baku dapa dengan dekan FIP, kita so kirim mar sampe sekrang dekan FIP nda balas, karna kan beliau yang minta kirim itu bukti, kita so kirim,” ungkapnya.

Selain itu, Gerung juga melihat persoalan ini terjadi di Fakultas Ilmu Pendidikan yang notabene adalah Fakultas dari Rektor Unima.

“Inikan ibu pe fakultas, jadikan etikanya kalu soal- data-data ibu gampang. Kasiang torang pe tamang-tamang masih semester 1 so ja beking bodok, nda mo pande-pande, nda mo maju-maju ini Unima kalu semester 1 so beking bodok," ujarnya.

Iapun mempertanyakan apa yang diinginkan para dosen. Menurutnya mahasiswa datang ke Universitas untuk belajar menjadi pandai tetapi kenyataannya dibodohi.

“Ini dosen-dosen pe mau apa, mau suka torang pande atau mo bodok, inikan konyol, maksudnya torang masuk Universitas mo pande tapi sengaja dibuat bodoh, supaya dorang mo ambe akang doi,” sesalnya.

Selain pungli, Gerung juga mempertanyakan soal sistim pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT). Menurutnya di Unima tidak menjalankan sistim UKT.

“3 tahun kami demo tapi sampai sekrang Unima tidak punya sistem UKT yang jelas. Kluster atau grating yang diberlakukan di Unima tidak pernah jalan. Masakan dalam 1 jurusan 40 mahasiswa, kaya atau miskin, mereka bayar sama,” jelasnya.

Merespon pertanyaan Gerung, Rektor Unima meminta mahasiswa harus jujur. Pihaknya menemukan kasus kesengajaan mahasiswa yang memalsukan datanya.

“Jadi kami hanya ingin mahasiswa itu harus jujur, harus jujur sesuai dengan data yang ada. Karna kami temukan ada yang sengaja membuat bilang orang tua so meninggal padahal katu masih hidup, jangan. Jadi jangan hanya untuk mendapatkan UKT ringan, berbohong,”

Rektor berjanji akan menata sistim UKT dengan baik sembari berharap mahasiswa dapat dengan jujur memberikan data yang benar.

“Kami juga akan menata sistem UKT itu dengan baik juga kejujuran dari mahasiswa sangat penting,” ucapnya.

KOMENTAR Luis Enrique Setelah Spanyol Imbang Lawan Swedia, Terus Dukung Alvaro Morata

Klasemen Euro 2020, Kiper Juventus Ukir Catatan Memalukan, Inggris Lengser

Sejarah Baru Euro, Szczesny jadi Kiper Pertama yang Ciptakan Gol Bunuh Diri, Andalan Juventus

Sumber: https://www.bolasport.com/read/312741126/man-of-the-match-euro-2020-robin-olsen-benteng-kuat-yang-redam-spanyol?page=all

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved