Breaking News:

Internasional

Tiga Anak Buah Kelompok Abu Sayyaf dan Satu Pimpinan Tewas, Militer Filipina Bebaskan Sandra WNI

Pasukan Filipina menewaskan empat militan Abu Sayyaf dalam pertempuran senjata pada Minggu (13/6/2021) di selatan negara itu.

Editor: Alpen Martinus
kompas.com
Militan Abu Sayyaf di pulau Jolo, Filipina selatan 

Mundi menjadi tersangka utama dalam serangkaian serangan bom bunuh diri di Sulu, dalam beberapa tahun terakhir.

Ia berjanji setia kepada kelompok ISIS.

“Tahun ini, setidaknya 18 militan Abu Sayyaf telah tewas, 17 ditangkap sementara 86 lainnya telah menyerahkan diri di Sulu,” kata militer.

Sawadjaan bersaudara diketahui tergabung dalam faksi Abu Sayyaf yang menyatakan sumpah setia kepada militan radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Sepanjang tahun ini, menurut data militer Filipina, sedikitnya 18 militan Abu Sayyaf tewas dibunuh,

kemudian 17 militan lainnya ditangkap dan 86 lainnya menyerahkan diri di wilayah Sulu.

Filipina dan Amerika Serikat (AS) secara terpisah menetapkan Abu Sayyaf sebagai organisasi teroris atas pengeboman,

penculikan demi tebusan dan pemenggalan yang mereka lakukan.

Kelompok ini diduga melemah setelah mengalami kekalahan dalam sejumlah pertempuran,

adanya anggota yang menyerahkan diri dan faksionalisme,

namun diketahui tetap menjadi ancaman keamanan nasional di Filipina. (AP/Channel News Asia)

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul 4 Militan Abu Sayyaf Tewas Ditembak Pasukan Filipina, Termasuk Calon Pengantin Bom Bunuh Diri

Berita lain terkait Abu Sayyaf

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved