Breaking News:

Sosialisasi Empat Pilar

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Manado, Senator Stefanus Liow Ajak Tokoh Agama Rawat Kerukunan

Dua anggota Badan Sosialisasi MPR RI Ir Stefanus BAN Liow dan Aus Hidayat Nur menggelar sosialisasi Empat Pilar di Manado, Sabtu (12/06/2021)

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
Kolase / Istimewa
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI oleh Badan Sosialisasi MPR RI di Sintesa Peninsula Manado, Sabtu (12/06/2021).  

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Tiga anggota Badan Sosialisasi MPR RI Ir Stefanus BAN Liow, Aus Hidayat Nur dan Anggia Erma Rini, menggelar sosialisasi Empat Pilar di Manado, Sabtu (12/06/2021).

Stefanus BAN Liow merupakan senator anggota DPD RI asal Sulut. Sementara Aus Hidayat Nur berasal dari Fraksi PKS DPR RI dan Anggia Erma Rini berasal dari Fraksi PKB.

Sosialisasi yang bekerja sama dengan Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Manado berlangsung di Sintesa Peninsula dihadiri ratusan peserta.

Sebagian besar adalah pemuka dan tokoh lintas agama.

Baca juga: Pemkot Manado Genjot Vaksinasi Covid-19, Hari Libur Tetap Gelar Vaksinasi

Liow mengungkapkan, Empat Pilar MPR RI yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika ada dasar utama bagi kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara Indonesia.

Baik Liow maupun Nur mengajak peserta sosialisasi senantiasa mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa.

"Kita wajib merawat kerukunan dan persatuan yang selama ini menjadi trademark dan kebanggaan Sulut," kata Stefanus Liow.

Liow mengatakan, persatuan dan kesatuan harus dirawat,meski berbeda agama, suku, bahasa, adat istiadat.

"Karena sesungguhnya perbedaan itu adalah kekayaan dan kekuatan bangsa Indonesia sejak awal perjuangan merebut kemerdekaan Indonesia," jelas mantan Ketua Komisi P/KB Sinode GMIM ini.

Wakil Ketua Kelompok DPD RI di MPR RI ini mengatakan, Pancasila mempersatukan keanekaragaman dan kemajemukan bangsa.

Baca juga: Bank Indonesia Buka Lowongan Kerja, Hari Ini 14 Juni 2021 Terakhir Pendaftaran, Simak Syaratnya

Pancasila sebagai ideologi negara, dapat dimaknai sebagai sistem kehidupan nasional yang meliputi aspek etika/moral, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan dalam rangka pencapaian cita-cita dan tujuan bangsa yang berlandaskan dasar negara.

Untuk itu, Liow menegaskan pembumian Pancasila menjadi tugas bersama seluruh penyelenggara negara, elemen masyarakat dan komponen bangsa.

Ketua BKSAUA Kota Manado, Pdt Melki Tamaka STh mengungkapkan, tugas merawat persatuan dan kerukunan di Manado bukan hanya tugas pemerintah, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

"Menjaga kerukunan dan persatuan menjadi tugas semua elemen warga," kata Tamaka.(ndo)

Baca juga: Pakai Cara Pemantauan dan Intercept, Lagi KKP Tangkap Dua Kapal Ilegal Fishing

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved