Breaking News:

Berita Sulut

Ini Kata Pengamat Ekonomi Robert Winerungan Soal Potensi KEK Likupang dan KEK Talaud di Sulut

Pemerintah Provinsi Sulut kini tengah menggarap dua tempat strategis Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung dan KEK di Kabupaten Talaud

Penulis: Majer Lumantow | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Alpen Martinus
Robert Winerungan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pemerintah Provinsi Sulut kini tengah menggarap dua tempat strategis Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung dan KEK di Kabupaten Talaud. 

Mencermati hal ini, Pengamat Ekonomi Sulut Dr Robert Winerungan mengatakan KEK Bitung ini adalah KEK untuk kawasan industri dan KEK Bitung ini berbasis pada keunggulan komoditas daerah Provinsi Sulawesi Utara.

Menurutnya, Sebagai salah satu penghasil ikan terbesar di Indonesia, KEK Bitung fokus pada industri pengolahan perikanan untuk menghasilkan komoditi ekspor berkualitas internasional. 

"Selain perikanan, KEK Bitung juga fokus pada industri kelapa beserta produk turunannya yang memiliki pasar yang sangat luas dan diminati baik dalam skala nasional maupun internasional," jelas Winerungan kepada Tribun Manado.

Baca juga: Euro 2021 Sedang Bergulir, Apa Kata Pengamat Sepak Bola soal Jagoan Maurits Mantiri?

Di satu sisi, kata Winerungan KEK Talaud merupakan KEK Perbatasan yang merupakan ide atau impian yang agar bisa diwujudkan oleh Pemerintah.

Menurutnya, Ide itu adalah suatu rencana inovatif yang harusnya ditopang, dimana Pembangunan Kawasan KEK Perbatasan di Talaud menjadi alat politik agar Talaud sebagai daerah perbatasan bisa maju dan mandiri dalam ekonomi. 

"Nah, KEK di daerah perbatasan ini tentu sangat menarik, sebab itu dapat mendorong ekonomi kawasan perbatasan berkembang.

KEK Talaud ini relative mirip dengan KEK Bitung berorientasi pada industry perikanan namun juga bisa dipadukan dengan industry pariwisata dan lainnnya untuk menghidupkan perekonomian di daerah perbatasan dan bisa dibuka hubungan langsung dengan negera Filipina sebagai Negara yang perbatasan langsung," papar Winerungan. 

Dosen Ekonomi di Universitas Negeri Manado ini juga menerangkan bahwa Kehadiran KEK Perbatasan di Kepulauan Talaud yang pertama akan mendorong peningkatan harga komoditas seperti perikanan dan perkebunan (kelapa, cengkih dan pala) karena ada peningkatan nilai tambah yang akan dibuat/diproduksi sebagai nilai tambah dari hasil perikanan dan pertanian.

"Jika nantinya KEK Talaud bisa terwujud akan menguntungkan Provinsi Sulawesi Utara dari sisi perekonomian maupun pembangunan di daerah khususnya di Kabupaten Talaud dan Sangihe," terang Winerungan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved