Breaking News:

Penanganan Covid

Covid-19 Hancurkan Harapan Muslim di Seluruh Dunia untuk Naik Haji, Kerajaan Mengutamakan Kesehatan

Arab Saudi yang sebenarnya telah mampu mengendalikan penyebaran virus Corona tidak mau mengambil risiko.

Editor: Indry Panigoro
AFP
FOTO Ibadah haji pada tahun 2020. Tahun ini Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memutuskan kembali akan menggelar ibadah haji namun akan dilaksanakan dengan "kondisi khusus" 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Haji adalah ziarah Islam tahunan ke Mekkah, kota suci umat Islam, dan kewajiban wajib bagi umat Islam yang harus dilakukan setidaknya sekali seumur hidup mereka oleh semua orang Muslim dewasa yang secara fisik dan finansial mampu melakukan perjalanan, dan dapat mendukung keluarga mereka selama ketidakhadiran mereka.

Namun di 2021 ini, umat Islam di dunia untuk kedua kalinya tidak bisa melakasanakn ibadah haji.

Itu karena masih tingginya kasus penyebaran covid.

Pihak Arab Saudi pun tak ingin mengambil risiko.

Ya mmat Muslim di seluruh dunia harus kembali menerima pil pahit untuk menunaikan ibadah haji 2021 ini.

Arab Saudi kembali menutup kran bagi warga asing untuk ibadah haji dua tahun berturut-turut sejak 2020 lalu.

Covid-19 benar-benar menghancurkan rencana umat Muslim beribadah haji, tak terkecuali dari Indonesia yang sempat mendapat angin segar diberi kuota terbatas.

Tetapi, lagi-lagi, Covid-19 menghalangi warga di luar Arab Saudi melaksanakan menunaikan Rukun Islam ke lima itu.

Seperti tahun 2020 lalu, Arab Saudi pada Sabtu (12/6/2021) kembali mengumumkan, ibadah haji 2021 hanya untuk warga lokal dan ekspatriat yakni warga asing yang bekerja dan menetap di Arab Saudi.

Arab Saudi yang sebenarnya telah mampu mengendalikan penyebaran virus Corona tidak mau mengambil risiko.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved