Breaking News:

RHK Jumat 11 Juni 2021

RENUNGAN HARIAN KRISTEN Matius 25:24-27 - Injil, bukan Disembunyikan

Besok GMIM merayakan HUT ke 190 Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen, di hitung sejak kedatangan penginjil Riedel dan Schwars

Editor: Aswin_Lumintang
internet
Ilustrasi renungan 

Matius 25:24-27
"Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam.
Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!
Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?
Karena itu sudahlah seharusnya uangku itu kauberikan kepada orang yang menjalankan uang, supaya sekembaliku aku menerimanya serta dengan bunganya."
-------------------------------------------

Ilustrasi Renungan
Ilustrasi Renungan (internet)

TRIBUNMANADO.CO.ID - Besok GMIM merayakan HUT ke 190 Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen, di hitung sejak kedatangan penginjil Riedel dan Schwars ke tanah Minahasa.

Mereka meninggalkan negeri dan kampung halamannya dan datang di tempat yang sangat jauh ke Minahasa dalam perjalanan yang berbulan-bulan dan bertahun-tahun dengan tujuan untuk melaksanakan tugas pelayanan pekabaran Injil sebagaimana yang Tuhan Yesus percayakan kepada mereka. Mereka menyadari Injil atau kabar sukacita sebagai berkat anugerah yang tidak boleh di simpan atau disembunyikan.

Pembacaan kita hari ini tentang penerima talenta yang tidak setia, dengan menyembunyikan talenta itu. Bahkan dengan beralasan bahwa pemberi talenta tidak adil bahkan kejam. Penerima satu talenta ini menuduh tuannya jahat karena menuntut berkat yang bukan usahanya.

Ia menolak Allah sebagai pemberi talenta dan sebagai pemilik usaha. Usahanya ada karena ada pengusaha yang memodalinya. Yesus sendiri adalah pokok anggur yang benar, dan kita adalah ranting-rantingnya, tidak ada ranting jika tidak ada pokok anggur.

Karena itu Yesus berkata “barangsiapa tinggal di dalam Aku, dan Aku di dalam dia, maka ia berbuah banyak” (Yoh. 15:5). Yesus berkata tentang hamba penerima satu talenta ini sebagai “hamba yang jahat dan malas”. Kejahatannya karena menuduh tuannya yang dengan penuh kasih memberikan talenta itu, sebagai tuan yang sangat kejam.

Sebagai keluarga Kristen kejahatan hati menuduh orang yang memiliki kebaikan kepada kita dengan pikiran yang jahat. Kemalasannya, karena ia menyimpan talenta itu.

Besok kita keluarga GMIM yang merayakan syukur HUT ke 190 Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen GMIM diingatkan agar jangan menyembunyikan Injil atau kabar baik yang telah diterima. Tapi kita dipanggil untuk mengabarkannya dalam berbagai bentuk ke seluruh dunia ini. Sebagai penerima Injil yang benar dan baik, kita perlu mengelolanya sehingga apabila Kristus datang kembali maka kita akan menerima upahnya. Amin.

Doa: Ya Tuhan, tolonglah kami agar tidak menyembunyikan Injil atau kabar baik yang telah kami terima. Tapi tuntunlah kami menjadi keluarga yang setia mengabarkan Injil. Amin.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved