Kasus Premanisme

Presiden Jokowi Minta Kapolri Atasi soal Preman Didepan Para Pengemudi: Ini Tolong Bisa Diselesaikan

Terkait aksi premanisme yang membuat para driver banyak mengeluh. Hal tersebut mendapat perhatian Presiden Joko Widodo.

Editor: Glendi Manengal
Internet
Ilustrasi Preman 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terkait aksi premanisme yang membuat para driver banyak mengeluh.

Hal tersebut mendapat perhatian Presiden Joko Widodo.

Hingga akhirnya menghubungi Kapolri.

Baca juga: Elsa Berlutut dan Menangis Minta Maaf di Depan Andin, Ini Bocoran Ikatan Cinta 11 Juni 2021

Baca juga: Dua Kecelakaan Maut di Lokasi yang Sama, Pejalan Kaki dan Pemotor Tewas, Keduanya Ditabrak Pikap

Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 17.45 Wita, Pemotor CB Tewas di Tempat, Korban Terjatuh Lalu Tertabrak Pikap

Foto : Kalpolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (istimewa)

Presiden Jokowi telepon Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat mendapat keluhan kasus premanisme.

Orang nomor satu di negeri ini pun menolak memberikan instruksi ke Kapolda, ia langsung memerintahkan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo terjun ke lapangan.

Ia menelepon Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat berbincang dengan para pengemudi truk kontainer di Terminal Tanjung Priok, Kamis (10/6/2021).

Mulanya Jokowi bertanya kepada mereka tentang persoalan-persoalan yang ada di kawasan terminal.

Sebab, ia mendapat informasi adanya aksi pungutan liar (pungli) dan persoalan lainnya di kawasan tersebut.

"Saya mendapatkan keluhan yang saya lihat dari media sosial,

terutama driver banyak yang mengeluh karena urusan bongkar muat, bener nggak? Tolong nanti diceritakan problemnya apa sehingga kita bisa memberikan jalan keluar," kata Jokowi dipantau melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

"Jangan sampai ada yang mengeluh karena banyaknya pungutan, itu yang mau saya kejar kalau ada," tuturnya.

Para pengemudi lantas mengeluhkan soal banyaknya aksi kriminal yang menimpa mereka di kawasan terminal pelabuhan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Berita Terkait :#Kasus Premanisme
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved