Breaking News
Senin, 4 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Terkini Nasional

KRONOLOGI, Lima Calon TKW Loncat dari Gedung 15 Meter, Kerap Disiksa dan Diminta Tutup Mulut

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo, mengatakan pihaknya sempat melakukan olah TKP di lokasi kejadian.

Tayang:
Editor: Rhendi Umar
tribun wow
Ilustrasi TKW 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Aksi nekat dilakukan lima orang calon tenaga kerja wanita (TKW).

Mereka nekat melompat dari gedung setinggi 15 meter di Malang, Jawa Timur.

Akibatnya dua orang mengalami patah tulang dan satu lainnya mengalami luka ringan.

TKW yang terluka bisa diselamatkan oleh warga sekitar.

Dilansir Surya.co,id, lima TKW tersebut berusaha kabur dari gedung balai PT Central Karya Semesta (CKS).

Menurut pengakuan salah seorang korban para TKW kerap disiksa.

Bahkan ketika ada rekan mereka yang meninggal dan didatangi polisi, para TKW ini juga dipaksa untuk diam.

Karena jika mereka nekat berbicara mereka akan dihukum.

Tak hanya itu, handphone milik para TKW juga ikut disita.

Korban juga menuturkan jika PT yang menaunginya ini bukan merupakan PT resmi.

"Kita disiksa, PT-nya bukan PT resmi, tiap hari didatengin polisi tapi kita enggak dikasih turun, kita enggak dikasih ribut."

"Kita disuruh diam, kalau kita ngomong kita dihukum. HP kita disita," ungkap salah seorang korban, dikutip dari tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Jumat (11/6/2021).

Pengakuan Warga yang Menolong

Masih dilansir Surya.co.id, seorang warga yang menolong calon TKW yang patah tulang akibat terjatuh, Halimah (25), mengaku sempat menanyai mereka.

Menurut Halimah, mereka merasa tersiksa di balai latihan kerja tersebut. Bahkan, keterangan dari mereka yang terjatuh menyatakan, mayoritas para calon TKW ingin kabur dari balai tersebut.

Adapun lokasi Balai Latihan Kerja Luar Negeri PT CKS terletak di Jalan Rajasa, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Lima calon TKW tersebut kabur secara heroik pada Rabu (9/6/2021) pukul 19.00 WIB.

"Menurut penuturan salah satu korban yang kami tolong, korban kabur karena tertekan dengan sistem pelatihan PT CKS."

"Selain itu korban juga mengaku, jam istirahatnya sedikit dan tidak diperbolehkan memegang HP sama sekali," ujar Halimah yang mengaku sempat menolong salah satu calon TKW yang kabur, Kamis (10/6/2021).

"Korban yang kami tolong itu juga mengaku, bahwa semua calon TKW yang ada di PT CKS ingin keluar semua."

"Bahkan menurut penuturan korban, ada salah satu calon TKW yang meninggal dunia."

"Namun, korban dan teman-temannya disuruh diam. Kalau ngomong, maka akan dihukum," pungkasnya.

Masih Diselidiki Polisi

Hingga kini, kasus kaburnya para TKW ini masih diselidiki oleh polisi.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo, mengatakan pihaknya sempat melakukan olah TKP di lokasi kejadian.

Kompol Tinton mengaku saat ia datang ke lokasi kejadian belum bisa meminta keterangan dari korban.

Namun untuk sekarang, ia masih berusaha untuk mengumpulkan beberapa saksi-saksi.

Rencananya hari ini pihaknya akan kembali melakukan pemeriksaan

"Saya sempat melakukan olah TKP disana, kita masih mengumpulkan beberapa saksi-saksi. Untuk korban sendiri pada saat kita dateng memang belum bisa kita mintai keterangan. Jadi progres kita hari ini masih memeriksa saksi-saksi saja."

"Masih dalam proses pemeriksaan, karena para saksi tidak bisa kita paksa untuk datang pada malam hari itu juga karena situasi sudah sangat malam. Hari ini baru kita lakukan pemeriksaan," terang Kompol Tinton.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha Riambodo
(Tribunnews.com/Faryyanida Putwiliani)(Surya.co.id/Kukuh Kurniawan)

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNMANADO OFFICIAL:

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Lima Calon TKW Nekat Loncat dari Gedung 15 Meter, Mengaku Kerap Disiksa dan Diminta Tutup Mulut

Topik Berita Nasional Tribun Manado

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved