Breaking News:

Berita Minut

Gaji Pekerja Minut di Jepang Lebih Tinggi Dari Gaji Kepala Daerah

Karakter yang cerdas, mau belajar dan adaptif menjadikan pekerja Sulawesi Utara sangat diminati.

(AFP/KAZUHIRO NOGI)
Suasana di Jepang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Tenaga kerja asal Sulut jadi primadona di Jepang.

Karakter yang cerdas, mau belajar dan adaptif menjadikan pekerja Sulut sangat diminati di Negeri Sakura.

"Rata - rata pekerja Sulut sangat diminati," beber Frangko warga asal Minawerot, Minut yang belasan tahun kerja di Jepang. Frangko menuturkan, tak mudah kerja di Jepang.

Perlu kedisiplinan, etos kerja dan skill yang trampil untuk bisa survive.

"Tapi kami bisa memenuhinya," kata dia. 

Dikatakannya pekerja asal Minut punya komunitas sendiri. Itu nyata di kota Oarai. 

Pengaruh komunitas itu membuat kehidupan di sana layaknya di Minawerot Minut saja.

"Di sana layaknya Manado saja, kami berbahasa pakai bahasa Indonesia dan Tonsea, kami makan tinutuan, cakalang dan pesta ala Manado," kata dia. 

Kepala UPT BP2MI Sulut Hendra Makalalag mengatakan pekerja luar negeri asal Sulut paling banyak bekerja di Jepang. Dan mereka sangat disukai di sana.

"Pekerja asal Sulut sangat diminati," katanya. 

Halaman
123
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved