Breaking News:

Pemkab Sitaro Gelar Vaksinasi di Terminal Ulu Siau

Ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi kami masyarakat untuk bisa memperoleh suntikan vaksin

octavian hermanses
Vaksinasi massal di Sitaro 

FTRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Untuk mengoptimalkan program vaksinasi di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), pemerintah daerah melaksanakan vaksinasi di area-area publik.

Seperti yang dilangsungkan di Terminal Ulu Kecamatan Siau Timur (Sitim), Kamis (10/6/2021). Di mana kegiatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat, khususnya mereka yang berprofesi sebagai pelayan publik semisal pedagang, pelaku usaha pertokoan, sopir hingga tukang ojek.

Hal ini terlihat dari antrean masyarakat yang cukup banyak untuk divaksin oleh petugas kesehatan. Beberapa warga mengaku kesempatan tersebut baik digunakan untuk menjalani vaksinasi. Selain gratis, jalannya pemberian vaksin terbilang cepat karena melibatkan beberapa tim vaksinator.

"Ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi kami masyarakat untuk bisa memperoleh suntikan vaksin," kata Frengky Lano, dibenarkan rekannya Michael Lianto, keduanya warga setempat.

Mereka pun mengajak masyarakat lain untuk mengikuti vaksinasi yang diselenggarakan secara massal ini.

"Vaksin ini aman dan halal. Buktinya setelah divaksin, kami baik-baik saja. Jadi mari kita sama-sama mensukseskan program ini," ajak keduanya.

Dalam pelaksanaannya, vaksinasi massal ini melibatkan tiga tim vaksinator dari Puskesmas Ulu, Puskesmas Talawid dan Puskesmas Lia. Jalannya kegiatan juga sempat dipantau langsung Kapolres Kepulauan Sitaro AKBP Hansjen Ratag serta puluhan personel kepolisian.

Sebelumnya, Kepala Dinkes Sitaro Semuel Raule menjelaskan, selain pedagang, vaksinasi ini juga diperuntukan bagi pekerja layanan publik yang belum sempat menerima vaksin beberapa waktu lalu. Untuk kebutuhan ini, Dinkes Sitaro menyiapkan 6.500 dosis vaksin, yang terdiri dari 3.000 dosis vaksin Astrazeneca dan 3.500 vaksin Sinovac.

"Untuk kali ini, sasaran yang akan mendapat vaksinasi yaitu pedagang dan pelayan publik yang belum sempat divaksin. Diperkirakan, jumlahnya mencapai 1.500 orang," terang Raule.

Sesuai rencana, kegiatan yang menjadi program pemerintah dalam mengendalikan Covid-19 itu akan dilangsungkan selama empat hingga lima hari ke depan.

"Dua hari ini kita laksanakan di Pasar Ondong dan dua hari berikut di Pasar Ulu Siau. Sementara untuk pedagang-pedagang di wilayah kepulauan lainnya akan kita sebarkan melalui setiap puskesmas yang ada," ujar Raule sembari menyebut pelaksanaan awal vaksinasi bagi pedagang menggunakan vaksin jenis Astrazeneca.

"Karena vaksin ini lebih cepat kadaluarsa, maka kita dahulukan jenis ini untuk menjaga kondisi dari vaksin astrazeneca," kuncinya. (*)

Penulis: Octavian Hermanses
Editor: Charles Komaling
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved