Euro 2020

Jelang Laga Pembuka Euro 2020, Misi Turki Merusak Mimpi Pesta Italia di Olimpico

Genderang perang UEFA Euro 2020 yang digelar tahun ini akan segera ditabuh

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Pemerhati sepakbola Sulut, Vian Rondonuwu 

Pemain yang baru saja membawa Chelsea meraih gelar juara Liga Champions tersebut akan bahu membahu mengalirkan bola ke lini depan bersama pemain muda seperti Nicolo Barela yang juga baru membawa klub nya Internazionale meraih scudetto Serie A di musim ini.

Sementara itu masih ada nama Federico Chiesa, Manuel Locatelli, Federico Bernadeschi dan Marco Veratti yang akan silih berganti mengisi lini tengah Italia.

Lini depan tim Italia pun diisi oleh nama-nama penyerang yang haus gol.

Meski tidak membawa penyerang muda berbakat Moise Kean, namun masih ada sosok striker gaek asal klub ibu kota Lazio, Ciro Immobile.

Peraih gelar Italian Sportsman of the year 2020 itu hafal betul lapangan yang akan menjadi panggung laga menghadapi Turki tersebut.

Belum lagi ada nama Andrea Belotti, Lorenzo Insigne dan Domenico Berardi.

Di lini pertahanan, nampaknya Italia tidak perlu diragukan lagi. Data dalam 8 terakhirnya tim Negeri Pizza tersebut selalu clean sheet (tidak kebobolan).

Di posisi penjaga gawang berdiri sosok penjaga gawang 22 tahun namun sarat pengalaman, Gianluigi Donnarumma.

Sementara di skema 4 bek Roberto Mancini nampaknya akan dikawal oleh para bek-bek berpengalaman.

Dua center back asal Juventus yakni Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci. Sementara 2 full back akan bertumpu pada Leonardo Spinazola dan Alessandro Florenzi yang keduanya bermain untuk tim ibukota lainnya, AS Roma.

Sementara lawan l Italia yakni Turki akan mengandalkan kekuatan kolektivitas para pemain mudanya yang akan dipimpin oleh 2 pemain senior yakni penyerang berusia 35 tahun Burak Yilmaz yang juga merupakan kapten tim dan pemain AC Milan Hakan Çalhanoğlu di lini tengah.

Sementara lini pertahanan Turki kemungkinan besar akan dikawal oleh bek jangkung asal Juventus, Merih Demiral dan bek muda asal Liverpool, Ozan Kabak.

Turki saat ini ditukangi oleh pelatih Şenol Güneş yang merupakan sosok yang menukangi tim berjuluk Ay-Yıldızlılar (Bintang dan Bulan Sabit) tersebut meraih peringkat ketiga FIFA World Cup 2002 Korea dan Jepang.

Şenol Güneş membangkitkan kembali kekuatan Turki yang sempat tenggelam kurang lebih satu dekade terakhir.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved