Breaking News:

Berita Bitung

Olah TKP Kecelakaan Maut di Kota Bitung yang Menewaskan 4 Anak Sekolah

Satuan Lalulintas Polres Bitung, kembali melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan metode traffic analysis acident (TAA).

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Rizali Posumah
Istimewa.
Satuan Lalulintas Polres Bitung melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan metode traffic analysis acident (TAA). 

Kasat Lantas Polres Bitung, AKP Awaludin Puhi SIK mengatakan peristiwa kecelakaan melibatkan kendaraan mobil truk tronton dengan nomor polisi DB 8238 CF di kemudikan pria Samuel Runtukahu (56) warga Kelurahan Mapanget Kota Manado.

Sedangkan sepeda motor jenis Suzuki Satria FU warna hitam biru tidak ada tanda nomor kendaraan bermotor, di kendarai laki-laki Reifaldi Porawow (17) warga Kelurahan Duasudara Kecamatan Ranowulu.

Satuan Lalulintas Polres Bitung melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan metode traffic analysis acident (TAA).
Satuan Lalulintas Polres Bitung melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan metode traffic analysis acident (TAA). (Istimewa.)

Membonceng tiga orang laki-laki Yonathan Walukow (16), Loveli Supit (16) dan Wahyu Monto (16) ketiga merupakan warga Kelurahan Danowudu Kecamatan Ranowulu kota Bitung.

"Ya, jadi kecelakaan lalulintas tabrakan depan kontra depan samping kanan mobil truk tronton berwarna hijau yang mengangkut barang," tutur AKP Awaludin Puhi Kasatlantas Polres Bitung saat memberi keterangan kepada wartawan, Selasa (1/6/2021).

Lanjut Awaludin Puhi, peristwa naas itu terjadi sekitar pukul 03.00 Wita, pelajar Wahtu dan Loveli kebakarkan meninggalDunia di rumah sakit, sementara pelajar Yonathan dan Reifandi meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Selain mengakibatkan empat orang meninggal dunia, akibat peristawa lakalantas itu motor yang ditumpangi empat korban rusak berat dibagian depan dan samping kanan, sementara truk tronton ban depan kanan pecah.

Awaludin menjelaskan, dari hasil olah TKP kronologis lakalantas berdarah ini motor yang di tumpangi empat orang pelajar bergerak ari arah utara (Duasduara) menuju arah selatan (Danowudu), dengan kecepatan tinggi.

Lalu ketika melintas di tikungan jalan, bergerak pula dari arah berlawanan satu unit mobil truk tronton warna hijau yang di kemudikan laki-laki Samuel Runtukahu.

"Dari keterangan yang kami terima, mobil truk tronton melintas agak ke tengah jalan karena kondisi jalan yang kurang lebar, serta dimensi kendaraan yang lebar, sehingga menyebabkan kedua kendaraan ini saling bertabrakan. Pengendara motor dan tiga penumpang terjatuh di aspal jalan, dua meninggal di tempat dan dua lainnya meninggal di rumah sakit," urainya.

Dalam peristiwa itu Polisi dari Satlantas Polres Bitung mendapat faktor manusia kendaraan motor bergerak dengan  kecepatan tinggi dan mobil truk tronton bergerak agak ke tengah jalan melewati marka jalan. (crz)

Gadis Cantik Lady Anggraeni Jaga Persatuan dan Toleransi di Manado

Chord Gitar Lagu Biar Menjadi Kenangan - Reza Artamevia, Walau Kita Takkan Pernah Satu

Peringatan Dini Besok Hari Kamis 10 Juni 2021, BMKG: 18 Wilayah Waspada Cuaca Ekstrem

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved