Liga Italia
Mike Maignan Ganti Donnarumma Jadi Kiper Utama AC Milan, Ahli Gagalkan Tendangan Penalti
Merasa tak bisa menahan kiper utama Gianluigi Donnarumma, AC Milan akhirnya memilih melepas penjaga gawang nomor satu tersebut.
MANADO, TRIBUNMANADO.CO.ID - Merasa tak bisa menahan kiper utama Gianluigi Donnarumma, AC Milan akhirnya memilih melepas penjaga gawang nomor satu tersebut.
Keputusan AC Milan untuk mendatangkan Mike Maignan untuk menggantikan Gianluigi Donnarumma sebagai penjaga gawang utama Rossoneri tampaknya bukan hal sembarangan.
Hal ini mengingat sepak terjang luar biasa yang telah ditorehkan Maignan dalam kariernya sebagai pesepakbola profesional.
Seperti yang diketahui bahwa AC Milan secara resmi telah mendapatkan tanda tangan Maignan pada bursa transfer musim panas kali ini.

AC Milan setidaknya hanya perlu mengeluarkan mahar sebesar 13 juta euro (sekitar Rp. 226 milliar) guna mendatangkan Maignan.
Tim berjuluk Rossoneri itu menebus Maignan dari Lille yang tak lain merupakan juara Liga Prancis musim 2020/2021.
Berbicara tentang sosok Maignan ternyata ia m
Baca juga: TERNYATA Ini Awal Mula Azza Bocah Perempuan di Kotamobagu Disebut Mirip Rafathar Anak Raffi Ahmad
Baca juga: Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang Jagokan Italia di Euro 2020
emiliki track record bagus utamanya dalam urusan menggagalkan penalti lawan.
Tercatat kiper Timnas Prancis itu sudah berhasil menggagalkan sebanyak 10 kali penalti di sepanjang kariernya.
Maignan melakukan seluruh penyelamatan tersebut untuk Lille di Liga Prancis pada musim 2015-2016 (2 kali), 2017-2018 (1), 2018-2019 (4), 2019-2020 (2), dan 2020-2021 (1).
Kegemilangan Maignan dalam hal menepis penalti seakan menjadi berkah tersendiri bagi AC Milan yang selangkah lagi kehilangan Donnarumma akhir musim ini.
Kehebatan Maignan dalam urusan menepis penalti lawan juga diakui oleh salah seorang pakar sepak bola Perancis, Jonathan Johnson.
Apalagi Maignan mampu mencatatkan cleansheet terbanyak di antara lima liga top Eropa dengan 21 nirbobol dalam liga domestik.
Jonathan Johnson pun memandang keahlian Maignan dalam menepis penalti membuatnya sulit dikalahkan dari jarak dekat maupun jauh.

Kekuatan refleks yang luar biasa dari Maignan menjadi hal istimewa yang dimiliki sang pemain.