Breaking News:

Politeknik Negeri Manado

Gandeng Sektor Industri, Polimdo-DJP Suluttenggomalut Sosialisasikan Super Tax Deduction

Pemerintah menerbitkan kebijakan pengurangan pajak atau Super Tax Deduction bagi industri yang berkontribusi dalam pengembangan pendidikan vokasi.

Istimewa.
Politeknik Negeri Manado (Polimdo) bekerjasama dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara (Kanwil DJP Suluttenggomalut) menyelenggarakan edukasi dan penyuluhan Perpajakan Super Tax Deduction. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pemerintah telah menerbitkan kebijakan pengurangan pajak atau disebut dengan Super Tax Deduction bagi industri yang berkontribusi dalam pengembangan pendidikan vokasi.

Hal itu untuk mendukung pengembangan pendidikan vokasi melalui kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) di kegiatan pendidikan dan pelatihan vokasi.

Super Tax Deduction adalah insentif perpajakan yang diberikan oleh pemerintah bagi industri yang terlibat dalam melaksanakan program-program pada pendidikan vokasi sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Insentif yang diberikan berupa pengurangan penghasilan kena pajak dengan biaya yang dipergunakan untuk menyelenggarakan program-program sesuai dengan regulasi yang berlaku maksimal 200 persen.

Kebijakan tersebut tercantum dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2019 yang kemudian diikuti dengan terbitnya Peraturan Menteri Keuangan nomor 128/PMK.010/2019.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, Politeknik Negeri Manado (Polimdo) bekerjasama dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara (Kanwil DJP Suluttenggomalut) menyelenggarakan edukasi dan penyuluhan Perpajakan Super Tax Deduction.

Politeknik Negeri Manado (Polimdo) bekerjasama dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara (Kanwil DJP Suluttenggomalut) menyelenggarakan edukasi dan penyuluhan Perpajakan Super Tax Deduction.
Politeknik Negeri Manado (Polimdo) bekerjasama dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara (Kanwil DJP Suluttenggomalut) menyelenggarakan edukasi dan penyuluhan Perpajakan Super Tax Deduction. (Istimewa.)

Usai kerjasama dilanjutkan dengan inklusi kesadaran pajak dalam diskusi panel penyusunan kurikulum perpajakan Program Studi fast track D2 dan D4 di Auditorium Prof Rudy Tenda, Rabu (02/06/2021).

“Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada DUDI mengenai fasilitas yang diberikan pemerintah terkait pengurangan penghasilan bruto atas penyelenggaraan kegiatan praktik kerja, pemagangan, dan/atau pembelajaran dalam rangka pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia berbasis kompetensi tertentu,” kata Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat, Kanwil DJP Suluttenggomalut, Joga Saksono SE didampingi Pejabat Fungsional Penyuluh Pajak Ahli Muda Dasa Midharma Putera SE MH MAk.

Sementara itu, Staff khusus dan partner Danny Darusaalam Tax Center (DDTC) Bawono Kristiaji SE MSE MSc IBT ADIT(UK) menjelaskan tentang perubahan paradigma terkait redesain kurikulum pajak Perguruan Tinggi di Indonesia.

“Lulusan yang berkompeten dalam pelaksanaan kewajiban dan pemenuhan hak perpajakan bagi Wajib Pajak Orang Pribadi (WP OP) dan WP Badan berdasarkan ketentuan pajak yang berlaku,” ujarnya.

Halaman
12
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved