Breaking News:

KKB di Papua

Detik-detik Warga Ditembak Mati KKB Kelompok Lekagak Telenggen, Teriakan Ampun Komandan Tak Digubris

Seorang warga di Papua, Habel Helanti, sempat meminta ampun namun tetap ditembak mati anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak

Editor: Gryfid Talumedun
Dok. Polres Puncak
Potret Jenazah Habel Halenti (30) saat dievakuasi ke Puskesmas Ilaga, Kamis (3/6/2021). Warga sipil yang ditembak KKB. 

Bupati Puncak Willem Wandik dan Dandim Puncak Jaya, Letkol Inf Rofi Irwansyah turut menjemput kedatangan jenazah di Bandara Mozes Kilangin Timika.

Selanjutnya, Sabtu siang jenazah Habel dipulangkan ke kampung halamannya di Kampung Butuwei, Desa Lawahing, Kecamatan Kabola, Kabupaten Alor, Provinsi NTT, dengan menggunakan pesawat komersil.

Bupati Puncak Willem Wandik mengungkapkan rasa dukacita mendalam atas peristiwa yang menimpa korban.

"Saya sangat berdukacita atas peristiwa ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan dihibur oleh Tuhan," kata Wandik ditemui di Bandara Mozes Kilangin Timika.

Aksi Brutal KKB dalam Sehari di Ilaga: Bakar Bandara, Tembak Mati Warga hingga 10 Kampung Mengungsi 

Kelompok Lekagak Telenggen Pelakunya

Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri menyebut para pelaku merupakan bagian kelompok Lekagak Telenggen.

Posisi Lekagak Telenggen sendiri dipastikan sudah berada di luar Distrik Ilaga.

"Ini masih kelompok sempalannya Lekagak. Lekagaknya sudah keluar (Ilaga), tentunya kita tidak akan tinggal diam dan tetap akan melakukan pengejaran," ujarnya di Jayapura, Jumat malam.

Menurut Fakhiri, saat Satgas Nemangkawi melakukan pengejaran terhadap KKB Lekagak Telenggen pada pertengahan Mei 2021, kelompok tersebut lari secara terpencar.

Ilustrasi Brimob.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved