Breaking News:

Berita Manado

Begini Dampak Pelebaran Jalan dan Pembangunan Waterfront City di Pesisir Pantai Malalayang

Kira-kira sudah satu bulan lebih pedagang kaki lima di pesisir Pantai Malalayang, Manado, Sulawesi Utara direlokasi

Tribun manado / Isvara Savitri
Kondisi warung makan di pesisir Pantai Malalayang, Manado, Sulawesi Utara, Minggu (6/6/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kira-kira sudah satu bulan lebih pedagang kaki lima di pesisir Pantai Malalayang, Manado, Sulawesi Utara direlokasi.

Hal tersebut karena akan dibangun pelebaran jalan di wilayah tersebut.

Menurut keterangan salah satu pedagang, Rudy, ada sebagian pedagang yang direlokasi sekitar satu 500 meter dari tempat semula ke arah utara.

"Dulu yang sisi sebelah utara itu kan khusus minuman, kalau kami yang dekat patung Boboca itu berjualan gorengan," ujarnya saat ditemui, Minggu (6/6/2021).

Baca juga: Gadis Cantik Manado Sonnia Maylangkai Ajak Masyarakat Lestarikan Destinasi Wisata

Namun rupanya tak sedikit pula pedagang yang memilih berhenti berjualan sementara.

"Karena sudah ada pandemi dan penjualan berkurang, jadi memilih berhenti berjualan dulu sebagian," kata Rudy.

Rudy menyebut pembangunan tersebut memang berdampak terhadap penjualan yang jadi menurun.

Pandemi virus (Covid-19) saja sudah cukup berdampak terhadap penjualan, ditambah adanya proyek pelebaran jalan tersebut.

Sebelum pandemi Covid-19, Rudy bisa memiliki omzet hingga Rp 500 ribu per hari.

"Sekarang paling Rp 300 ribu per hari, ditambah ada pelebaran jalan ya kadang kurang dari itu," tambah Rudy.

Halaman
12
Penulis: Isvara Savitri
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved