Breaking News:

Berita Bitung

4 Hal Penting Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarkat Dibeber Wali Kota Bitung Maurits Mantiri

Wali Kota Bitung Ir Maurits Mantiri mengukuhkan pengurus KSB, di Kelurahan Manembo-Nembo Kecamatan Matuari dan Girian Weru I.

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere
Wali kota Bitung Ir Maurits Mantiri MM dan Hengky Honandar Wakil Wali Kota Bitung saat menghadiri pelaksanaan apel pengukuhan pembentukan KSB serta pencanangan kawasan siaga bencana di Kota Bitung. 

Lanjut Maurits, dengan terbentuknya kampung siaga bencana maka masyarakat akan senantiasa waspada akan segala ancaman bencana yang mungkin dapat terjadi.

Sehingga mampu meminimalisir potensi resiko dengan cara menyelenggarakan kegiatan penanggulangan bencana berbasis masyarakat, melalui pemanfaatan sumber daya alam dan manusia yang ada pada lingkungan setempat.

Dia menjelaskan, dipahami bersama bahwa upaya perlindungan terhadap masyarakat yang ada di daerah rawan bencana ataupun korban bencana merupakan amanat undang undang nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencan.

Dan undang undang nomor 11 tahun 2009 tentang kesejahteraan sosial, sehingga prinsip utama pelaksanaan kampung siaga bencana adalah mengutamakan kemandirian masyarakat.

Namun demikian tentunya, dukungan dari pihak-pihak lain yang berkepentingan seperti pemerintah dan pihak swasta masih tetap dibutuhkan.

"Hal ini dimaksudkan untuk memotivasi dan memperkuat kelembagaan penanggulangan bencana di tingkat masyarakat," tambahnya.

Pelaksanaan simulasi serta pengukuhan tim siaga  bencana yang dilaksanakan saat ini adalah bagian dari upaya untuk membentuk jejaring kesiagaan berbasis masyarakat, sehingga selain bencana potensi masyarakat dapat terorganisir dengan baik tetapi juga masyarakat menjadi terlatih dalam

kesiapsiagaan penanggulangan bencana serta memperkuat hubungan sosial antar anggota masyarakat.

Pihaknya berharap, agar kedepan kampung siaga bencana ini bisa dibentuk di kecamatan lain yang ada di kota Bitung, khususnya yang memiliki titik rawan bencana.

Ini penting, mengingat kondisi geografis kota bitung serta kondisi iklim yang cenderung berubah - ubah secara ekstrim saat ini, serta beberapa pengalaman terjadinya peristiwa bencana alam di kota Bitung.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved