Breaking News:

Berita Tomohon

Totosik Polres Tomohon Bongkar Dugaan Praktik Prostitusi Online yang Libatkan Pelajar

Tim Totosik dari Kepolisian Resor Kota Tomohon, Sulawesi Utara berhasil membongkar dugaan praktek prostitusi online.

gannett-cdn.com
ILUSTRASI prostitusi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado --Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Polres Tomohon berhasil menangkap jaringan prostitusi online yang masih sering beroperasi di Kota Tomohon.

Dari pengungkapan kasus ini pihak kepolisian berhasil mengamankan sejumlah pelaku, termasuk seorang perempuan berinisial IM (18) yang masih berstatus pelajar.

Sedangkan para lelaki yang diduga berperan sebagai germo alias mucikari yang diamankan bersama IM, yakni RP (19), CT (19) serta dua anak dibawa umur.

Para terduga pelaku ini merupakan warga Kota Manado dan perempuan IM berasal dari Kabupaten Minahasa.

"Dari hasil introgasi perempuan IM mengaku merupakan pelajar dan ada dua lelaki yang bersama rombongan mereka juga merupakan anak dibawa umur," kata Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot melalui Ka Tim URC Totosik Polres Tomohon AIPDA Yanny Watung, Sabtu (5/6/2021).

Adapun, dalam pengungkapan dugaan kasus prostitusi ini Tim URC Totosik Polres Tomohon berhasil mengamankan sebilah pisau badik.

"Turut berhasil diamankan sebuah pisau badik. Pisau badik yang diamankan adalah milik lelaki CT," tambah Yanny.

Selain itu, turut diamankan juga Satu unit handphone Xiami A4 warna RoseGold, Satu unit handphone Samsung J4 warna RoseGold, Satu unit handphone Xiami note 5 warna RoseGold, Tiga bungkus alat kontrasepsi merek Sutra warna merah yang belum terpakai dan Dua unit charger warna Putih.

"Para terduga pelaku dan alat bukti telah dibawah ke Mapolres Tomohon," tukasnya.

Kronologis Kejadian berawal pada Sabtu (5/6/2021) dinihari sekira jam 04.00 Wita. Saat itu, Tim URC Totosik melakukan patroli di pusat Kota Tomohon, selanjutnya mendapati mobil Sigra warna Silver bernomor polisi  DB 1705FD warna silver yang terparkir ditengah Jalan depan Toko NTC Kelurahan Kolongan Kecamatan Tomohon Tengah.

Merasa curiga Tim URC Totosik menghampiri mobil tersebut dan langsung melakukan pemeriksaan dan berhasil mengamankan sebilah badik yang disimpan disaku Jok tersebut.

Tim Totisuk kemudian melanjutkan pemeriksaan akan telpon genggang yang ada dan mendapati masing-masing telpon genggang berisi chatingan menawarkan jasa prostitusi.

Antisipasi hal tidak dinginkan Tim selanjutnya mengamankan ke Mapolres Tomohon.

"Menurut keterangan IM, dia mengakui menjual diri melalui aplikasi Michat dengan harga Rp 300 ribu sampai 400 ribu. Dia dibantu empat rekannya untuk mencari pelanggan di seputaran Kota Tomohon. Apabila mendapat tamu yang akan dilayani FU, FR dan RP akan mengantar IM ke lelokasi Tamu berada," terang Yanny sebagaiman hasil introgasi awal.

"Uang hasil menjual diri digunakan untuk membayar mobil yang mereka sewa dan sisanya digunakan untuk keperluan sehari-hari," pungkasnya. (hem)

Penulis: Hesly Marentek
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved