Breaking News:

Apa Itu

Apa Itu Lessor? Disebut Jadi Biang Kerok Krisis Garuda Indonesia, Berikut Dampaknya

Lalu apa itu lessor yang disebut-sebut jadi penyebab utama krisis di Garuda Indonesia?

Editor: Gryfid Talumedun
dok. AP II
Maskapai maskapai penerbangan berjadwal sudah beroperasi seluruhnya di bandara-bandara PT Angkasa Pura II. Maskapai tersebut adalah Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, Lion Air, Sriwijaya Air, NAM Air, Wings Air, AirAsia Indonesia, Trigana Air, Airfast hingga Susi Air. 

Contoh lain dari leasing seperti pengadaan alat-alat berat untuk perusahaan-perusahaan tambang, pengadaan mesin produksi oleh pelaku industri, hingga leasing kendaraan untuk operasional perusahaan.

Sepanjang perjanjian sewa guna usaha masih berlaku, hak milik atas barang modal objek transaksi berada pada perusahaan pembiayaan.

Dalam bisnis maskapai penerbangan, leasing memiliki peran penting.

Perusahaan leasing atau lessor menyediakan armada pesawat dengan skema sewa guna, sehingga maskapai tak perlu melakukan pengadaan pembelian pesawat yang memerlukan dana besar.

Karena alasan ekspansi bisnis, kebutuhan tambahan armada pesawat semakin meningkat dari tahun ke tahun, di sisi lain kemampuan finansialnya belum bisa memenuhinya. Leasing pesawat adalah solusinya.

Keuntungan lain dalam sistem sewa guna, perusahaan maskapai tak dibebani biaya perawatan pesawat, karena lazimnya klausul leasing, perawatan rutin pesawat dilakukan lessor sebagai pemilik.

Maskapai bisa dibebankan biaya perawatan pesawat apabila kerusakan disebabkan oleh pihak lessee sesuai perjanjian.

Lessor nakal

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menyebutkan ada indikasi lessor nakal yang memberikan tarif sewa lebih mahal pada Garuda Indonesia dibandingkan tarif pasaran.

Praktik ini bisa saja terjadi karena ada kongkalikong antara perusahaan penyewa dengan lessor.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved